Advertisement
35 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Suci Belum Terima Kartu Nusuk Haji
Ilustrasi ibadah haji. / Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, MADINAH—Sebanyak 35.000 jemaah calon haji Indonesia dari total 93.841 yang telah tiba di Tanah Suci belum menerima kartu Nusuk dari Pemerintah Arab Saudi. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berupanya mengakselerasi aktivasi dan distribusi kartu Nusuk tersebut.
Kartu Nusuk merupakan identitas sekaligus tiket bagi jemaah dalam mendapatkan akses layanan dan juga dalam aktivitas di setiap tahapan ibadah haji.
Advertisement
Nusuk adalah layanan dari syarikah atau perusahaan swasta yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk melayani jemaah haji Indonesia. Tahun ini, layanan jemaah haji Indonesia dikelola oleh 8 syarikah.
BACA JUGA: Mafia Tanah Kas Desa di Gunungkidul, Lurah Sampang Gedangsari Dituntut 2 Tahun Penjara
Ketua PPIH Arab Saudi 2025 Muchlis M Hanafi mengatakan pihaknya telah berembuk dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan rendahnya distribusi kartu Nusuk di antara jemaah calon haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci.
"Ini tadi sudah disinkronkan bahwa dalam 48 jam sebelum keberangkatan jemaah, sudah ada sinkronisasi data terkait dengan jemaah yang akan diberangkatkan ke Makkah sehingga tidak terhambat dalam prosesnya, termasuk ketika berada di checkpoint menuju Makkah," kata Muchlis di Madinah, Rabu (14/5/2025).
Ia mengakui pengawasan terhadap penggunaan kartu Nusuk belum optimal. Misalnya saja, jemaah calon haji yang memasuki Masjidil Haram diizinkan masuk hanya dengan menunjukkan visa haji. Padahal seharusnya, seluruh layanan dan akses pergerakan jemaah berdasar pada Nusuk.
Seluruh stakeholder termasuk PPIH Arab Saudi dan syarikah penyedia layanan diberi waktu 48 jam untuk menuntaskan distribusi kartu Nusuk kepada sekitar 35.000 jemaah calon haji Indonesia yang belum menerima.
PPIH Arab Saudi, juga menambah jumlah petugas yang membantu syarikah dalam mendistribusikan kartu Nusuk.
"Nanti petugas kami akan aktif mengantarkan [kartu Nusuk kepada jemaah] dan juga memantau jemaah mana saja yang belum dapat. Kami menugaskan di masing-masing syarikah 3 orang [petugas]," katanya.
BACA JUGA: 3 Tersangka Perundungan PPDS Undip Dilimpahkan ke Kejaksaan
Bagi jemaah yang belum menerima kartu Nusuk, Muchlis mengimbau untuk tidak khawatir karena petugas kini tengah melakukan langkah-langkah mitigasi agar jemaah tetap mendapatkan hak layanan secara penuh.
Menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama hingga Kamis (15/5/2025) pukul 06:38 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 93.841 jemaah calon haji telah tiba di Tanah Suci melalui Bandara Madinah. Sebanyak 30.370 diantaranya telah bergerak dan tiba di Makkah, dengan 2.331 jemaah lainnya sedang dalam perjalana
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
Advertisement
Advertisement






