Advertisement
Donald Trump Serukan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Selama 30 Hari
Donald Trump / Instagram realdonaldtrump
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON— Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari antara Rusia dan Ukraina, dengan menyatakan bahwa hal tersebut pada akhirnya harus mengarah pada perjanjian damai.
Trump melalui platform Truth Social miliknya mengatakan bahwa pembicaraan dengan Rusia/Ukraina terus berlangsung. AS menyerukan, idealnya, gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari.
Advertisement
“Semoga, gencatan senjata yang dapat diterima akan dilaksanakan, dan kedua negara akan bertanggung jawab untuk menghormati kesucian dari negosiasi langsung ini,” tulisnya.
Trump memperingatkan bahwa jika gencatan senjata tidak dihormati, AS dan para mitranya akan memberlakukan sanksi lebih lanjut.
BACA JUGA: Ukraina Tolak Gencatan Senjata di Darat dengan Rusia, Ini Alasannya
Ia mengatakan akan tetap berkomitmen untuk mengupayakan perdamaian antara Rusia dan Ukraina bersama dengan negara-negara Eropa.
“Dan itu akan menjadi perdamaian abadi! Gencatan senjata ini harus benar-benar mengarah pada sebuah perjanjian damai. Semua ini bisa dilakukan dengan sangat cepat, dan saya siap kapan saja jika dibutuhkan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara - Anadolu
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Harga Minyak Melonjak, Defisit APBN 2026 Bisa Makin Lebar
- Ketua Komisi A DPRD DIY Apresiasi Kesiapan TNI Hadapi Lebaran 2026
- Sinergi TNI-Warga Srimulyo Bantul Sukses Bangun Jalan 541 Meter
- Minyak Zaitun Ekstra Murni Disebut Dukung Fungsi Kognitif Otak
- Laporan Media Inggris Sebut Mojtaba Khamenei Koma, Fakta Belum Terkuak
- Wisuda USD 2026 Luluskan 646 Mahasiswa Angkat Tema Berakar Mekar
- BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja
Advertisement
Advertisement






