Advertisement
Korban Tewas Ledakan di Pelabuhan Shahid Rajaee Iran Bertambah Jadi 25 Orang
Jumlah korban tewas akibat ledakan dahsyat yang mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaee di selatan Iran bertambah menjadi 25 orang dari sebelumnya dilaporkan sebanyak 14 orang. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, IRAN—Jumlah korban tewas akibat ledakan dahsyat yang mengguncang Pelabuhan Shahid Rajaee di selatan Iran bertambah menjadi 25 orang dari sebelumnya dilaporkan sebanyak 14 orang.
Kepastian bertambahkan jumlah korban itu dilaporkan menurut sumber setempat, Minggu (27/4/2025). Televisi Negara Iran melaporkan bahwa setidaknya 1.139 orang lainnya terluka akibat ledakan tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: Penyebab Ledakan di Pelabuhan Shahid Rajaee Iran Diduga dari Bahan Bakar Rudal
Pada Sabtu (26/4/2025), kebakaran terjadi sekitar pukul 12 siang waktu setempat (08:30GMT atau 15:30 WIB) di Pelabuhan Shahid Rajaee, khususnya di area dermaga kontainer. Laporan awal menunjukkan adanya bahan mudah terbakar berada di dekat lokasi ledakan.
Mengutip saksi mata, laporan setempat menyebutkan bahwa kebakaran kecil dengan cepat menyebar dan memicu ledakan akibat suhu udara dengan panas 40 derajat Celsius dan menjalar ke timbunan bahan-bahan yang mudah terbakar.
Pelabuhan yang memiliki peran strategis itu terletak di provinsi Hormozgan di selatan, sekitar 15 kilometer (9,3 mil) sebelah barat daya dari Pelabuhan Bandar Abbas di pesisir utara Selat Hormuz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement








