Advertisement
BMKG Sebut Gempa di Nias Selatan Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatera
Advertisement
Harianjogja.com, MEDAN—Gempa bumi dengan magnitudo 4,4 di Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Sabtu (26/4) pukul 05:27:38 WIB akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatera. Demikian disampaikan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatera pada segmen Mentawai," kata Kepala BBMKG Wilayah I, Hendro Nugroho di Medan, Sabtu.
Advertisement
Gempa yang terjadi terletak pada koordinat 0,54 derajat Lintang Utara (LU) dan 97,87 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 7 km Tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara, pada kedalaman 23 km.
Hingga pukul 06:18 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock).
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata dia.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Nias Barat
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Teluk Dalam dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prajurit TNI Asal Kulonprogo Gugur di Lebanon, Ini Kata Ketua DPRD DIY
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
Advertisement
Advertisement





