Advertisement
Dedi Mulyadi Bakal Menghidupkan Lagi 5 Jalur Kereta Api di Jawa Barat
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. - Instagram @dedimulyadi71
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan menghidupkan rencana reaktivasi jalur kereta api di wilayahnya.
Dedi memimpin langsung rapat bersama Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan PT KAI mempersiapkan reaktivasi lima jalur kereta api yang telah lama nonaktif.
Advertisement
Berdasarkan dokumen Dirjen Perkeretaapian tentang Pengembangan Jaringan Jalur Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat, lima jalur yang bakal direaktivasi yakni Banjar-Cijulang sepanjang 82 kilometer, Cibatu-Garut-Cikajang sepanjang 47,5 km.
Kemudian jalur Rancaekek-Tanjungsari sepanjang 11,5 km, Cipatat-Padalarang sepanjang 17 km dan Cikudapateuh (Bandung)-Ciwidey sepanjang 37,8 km.
"Jadi tadi kita melakukan pertemuan antara Gubernur Jabar dengan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub dan PT KAI yang intinya bagaimana kita melakukan percepatan dan sinkronisasi rencana reaktivasi jalur di Jawa Barat," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dhani Gumelar, Selasa (15/4/2025).
BACA JUGA: Duta Palma Group Didakwa Rugikan Negara Rp4,79 Triliun di Kasus Korupsi dan TPPU
Reaktivasi menurutnya merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun dalam rapat tersebut Dedi Mulyadi diputuskan akan ada pembagian peran antara pusat, provinsi dan kabupaten kota.
"Pembagian perannya nanti akan dibahas lebih lanjut. Yang pasti kita sama-sama melakukan reaktivasi jalur kereta yakni mengaktifkan kembali jalur yang sudah ada," lanjutnya.
Menurut Dhani, rencana reaktivasi jalur kereta itu dilakukan dengan tiga tujuan utama yakni aksesibilitas kawasan wisata, memperluas pendistribusian logistik dan mempermudah mobilisasi masyarakat.
"Untuk menunjang aksesibilitas menuju kawasan wisata seperti Pangandaran Garut, kemudian mempermudah untuk pemasaran produksi pertanian dan support kawasan industri dan mempermudah mobilisasi masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Bantul, Selasa 6 Januari 2026
- Wisatawan Bantul Nataru 2025 Menurun, Parangtritis Terfavorit
- Lagu Viral Tak Diberi Tulang Lagi Disebut Hoaks AI oleh Kuburan
- Jadwal KRL Jogja Solo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Selasa 6 Januari 2026
- Aturan Baru Visa AS 2026, 13 Negara Wajib Jaminan Rp235 Juta
Advertisement
Advertisement




