Advertisement
2 Staf UNRWA, 8 Pekerja Kemanusiaan & Petugas Tanggap Darurat Tewas di Gaza
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com NEW YORK—Sebanyak dua staf tambahan UNRWA serta delapan pekerja kemanusiaan dan petugas tanggap darurat dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) tewas di Gaza.
Komisioner Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, menyampaikan kesedihannya. "Dengan ini, jumlah pekerja kemanusiaan yang tewas sejak perang dimulai satu setengah tahun lalu telah mencapai 408 orang, termasuk lebih dari 280 staf UNRWA," ujar Lazzarini dalam sebuah unggahan di X.
Advertisement
Baca Juga: Selain Membunuh Warga Sipil, Staf PBB Ikut Terbunuh oleh Serangan Israel di Gaza
Ia mengungkapkan bahwa jenazah salah satu staf UNRWA yang terbunuh di Rafah ditemukan kemarin, bersama dengan sisa-sisa para pekerja kemanusiaan PRCS. Semua korban ditemukan dalam kuburan dangkal. "Sebuah pelanggaran berat terhadap martabat kemanusiaan," katanya.
Baca Juga: Palestina Siapkan Pemerintahan di Jalur Gaza Seusai Gencatan Senjata
Lazzarini menekankan perlunya perlindungan bagi warga sipil, dengan menyatakan, "Baik di garis depan maupun di rumah bersama keluarga mereka, warga sipil harus dilindungi setiap saat."
Baca Juga: Konflik Jalur Gaza, Hamas Berkomitmen Membebaskan Tahanan Israel
Ia juga memperingatkan pembunuhan sistematis terhadap pekerja kemanusiaan di Gaza semakin menjadi hal yang biasa terjadi. "Ini tidak boleh menjadi norma baru. Harus ada akuntabilitas. Hukum humaniter internasional berlaku bagi semua pihak, tanpa pengecualian," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement





