Advertisement
Pemkab Imbau Masyarakat Tetap Tenang Usai Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,1
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, PALU— Pascagempa bumi magnitudo 6,1 mengguncang Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Pemkab mengimbau warga setempat tetap tenang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Amiruddin menjelaskan saat ini kondisi Parigi Moutong dalam keadaan aman dan terkendali setelah diguncang gempa pada Selasa (28/1), sekitar pukul 22:53 Wita.
Advertisement
"Kewaspadaan penting namun jangan panik. Karena kepanikan dapat memengaruhi kondusivitas situasi," katanya, Rabu (29/1/2025).
Dia mengatakan warga sempat keluar rumah saat gempa terjadi. Setelah itu, warga kembali ke dalam rumah masing-masing.
"Gempa tidak bisa diprediksi, upaya dilakukan tentunya memperkuat mitigasi secara mandiri, mitigasi merupakan langkah jatuh menghindari dampak suatu bencana, " ujar dia.
Ia mengimbau masyarakat selalu memperbaharui informasi kegempaan untuk mengetahui perkembangan terkini pascagempa.
Tidak ada dampak kerusakan ditimbulkan gempa magnitudo 6,1 tersebut. Meski begitu, warga diminta untuk sementara waktu menghindari berada di bangunan tua.
"Laporan ini masih bersifat sementara, karena tim reaksi cepat BPBD terus melakukan pengecekan dan di lapangan," kata Amiruddin.
Informasi BMKG, gempa berpusat di darat 42 tenggara Parigi Moutong tepatnya di koordinat lokasi 0,53 Lintang Utara (LU) dan 121,18 Bujur Timur (BT) kedalaman gempa 91 kilometer.
Getaran gempa dirasakan dengan skala III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Gorontalo Utara, II-III MMI di Bone Bolango dan IV MMI di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Pengurus PB HMI Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan
- KPK Tegaskan Prosedur Pengalihan Tahanan Yaqut Cholil Qoumas Sah
Advertisement
Advertisement







