Advertisement
Pelaksanaan Pemilu 2024 Berakhir, Puan Berharap Energi Politik Nasional Diarahkan ke Pembangunan Bangsa dan Negara
Puan Maharani / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Usai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, energi politik nasional harus diarahkan kepada pembangunan bangsa dan negara.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan tahun Pemilu yang dimulai sejak pemilu legislatif (pileg), pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres), dan diakhiri dengan pemilihan kepala daerah (pilkada), menurutnya, bangsa ini masih menghadapi tantangan pembangunan.
Advertisement
BACA JUGA: Tok! KPU Tetapkan Pram-Rano sebagai Pemenang Pilkada Jakarta 2024
"Kita masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional baik yang bersumber dari eksternal maupun internal," kata Puan Maharani saat pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (5/12/2024)
Menurut dia, diperlukan kebijakan-kebijakan fiskal, moneter, sektor riil, dan kebijakan pembangunan nasional yang dapat mengkonsolidasikan agenda nasional dalam membangun kekuatan nasional di bidang pangan, sumber daya manusia, pembangunan daerah, industri nasional, komoditi, ekspor, dan lain sebagainya.
Selain konsolidasi, menurut dia, agenda pembangunan nasional ke depan harus terus memperkuat kualitas kinerja aparatur negara, birokrasi, iklim usaha, serta kepastian hukum yang sungguh-sungguh untuk memberi jalan bagi rakyat demi mendapatkan pelayanan yang dan menyejahterakan.
Di samping itu, dia pun mengapresiasi kepada seluruh penyelenggara pemilu atas penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 yang berjalan dengan baik, lancar, dan tertib. Menurut dia, situasi keamanan yang terjaga menjadi bukti kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.
Kemudian, menurutnya, tugas bangsa ke depan adalah terus menyempurnakan pilkada agar bisa sungguh-sungguh memberikan kedaulatan bagi rakyat dalam menentukan pilihannya. "Kita perlu menyempurnakan pilkada yang sungguh-sungguh bebas jujur adil dan rahasia sehingga rakyat bebas menggunakan kedaulatannya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pakar UMY Jelaskan Alasan Pemerintah Belum Tetapkan Bencana Nasional
Advertisement
Wisata Petik Melon Gaden Diserbu Pengunjung saat Panen Perdana
Advertisement
Berita Populer
- Nico Gonzalez Akui Pep Guardiola Bikin Kariernya Melesat
- Anak di Bawah 12 Tahun Rentan Terdampak Smartphone
- Akses Darat Lumpuh, Kiper PSS Sleman Belum Bisa Tinggalkan Aceh
- Manfaat Ketumbar untuk Turunkan Berat Badan Menurut Penelitian
- Regulasi Baru, Kenaikan UMP 2026 Berpotensi Berbeda di Tiap Daerah
- Resiliensi Budaya Keraton Jogja Diangkat dalam Jejak Peradaban 2025
- Difabel Harus Setara, Paramitha Rusady Ajak Hapus Stigma Sosial
Advertisement
Advertisement



