Modal Asing Masuk Rp19,02 Triliun, Rupiah Menguat Usai BI Rate Naik
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
Dokumentasi Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Prabowo Subianto saat masa tenang Pilpres 2009 dengan memasak makanan favorit Megawati di Kebagusan, Jakarta, Selasa (7/7/2009). Foto/Khijul/ed/mes.
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Terpilih Prabowo Subianto berharap rencana pertemuan dirinya dengan Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dapat terlaksana sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.
"Mudah-mudahan sebelum pelantikan," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo setelah menghadiri pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2024–2029 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.
BACA JUGA : Puan: Pertemuan antara Megawati dengan Prabowo segera Dilakukan
Adik Prabowo itu pun mengamini agar rencana pertemuannya dengan Megawati itu bisa terwujud. "Insya Allah, Insya Allah," ucapnya.
Di lokasi yang sama, Hashim menyebut Ketua Umum Partai Gerindra itu harus menunggu dua tahun lamanya untuk bisa bertemu dengan Megawati. "Prabowo harus menunggu dua tahun," katanya.
Sebelumnya (26/9/2024), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bakal bertemu dengan Presiden Terpilih, sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di tempat yang asyik.
"Tempat itu kan hanya tempat, yang pasti yang paling penting adalah pertemuan," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Dia mengatakan pertemuan antara tokoh-tokoh bangsa itu akan terjadi pada waktu yang tepat, karena mereka pun saat ini masih memiliki kesibukannya masing-masing. Yang jelas, dia memastikan Megawati dan Prabowo berkeinginan untuk saling bertemu.
"Enggak saling tunggu-tungguan, karena beliau berdua punya jadwal yang sama-sama sibuk," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
Harga minyak dunia turun lebih dari 6% dalam sepekan setelah muncul sinyal kesepakatan damai AS-Iran dan meredanya ketegangan di Selat Hormuz.
Akademisi UNY menyoroti ironi DIY sebagai Kota Pelajar. Sebanyak 13.669 anak usia sekolah tercatat tidak bersekolah di DIY.
Bulaksumur Run 2026 di UGM siap digelar dengan kategori 5K dan 10K. Start-finish di GSP, melibatkan alumni, masyarakat, dan UMKM.
Menpar Widiyanti mendorong pariwisata berkelanjutan dan tangguh dalam Sidang UN Tourism Executive Council di Spanyol.
BPS DIY mengerahkan 4.000 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha nonpertanian dilakukan door to door hingga tingkat desa.