Advertisement
Serangan Israel ke Beirut Lebanon Tewaskan 37 Orang
Arsip-Api dan asap membubung dari bangunan pertanian di Lebanon selatan, seperti yang terlihat dari Kiryat Shmona di Israel utara yang berbatasan dengan Lebanon, menyusul pemboman oleh tentara Israel, pada 23 November 2023. (Ayal Margolin - JINI melalui Xinhua)
Advertisement
Harianjogja.com, BEIRUT—Kementerian Kesehatan Lebanon pada Sabtu (21/9) mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di wilayah pinggiran selatan Beirut meningkat menjadi 37 orang.
“Lebanon sedang menyaksikan kejahatan perang, seperti yang terlihat dalam serangan Israel di pinggiran selatan,” kata Menteri Kesehatan Lebanon, Firas Al-Abiad, sebelumnya dalam konferensi pers.
Advertisement
Menteri Al-Abiad mengonfirmasi bahwa di antara para korban terdapat tujuh wanita, tiga anak berusia empat, enam, dan 10 tahun, serta tiga warga negara Suriah. Hingga kini, pembersihan puing-puing berlangsung terus-menerus.
Dirinya juga menyatakan bahwa ada sejumlah besar bagian tubuh yang tidak teridentifikasi di tempat kejadian, sehingga menyulitkan identifikasi beberapa korban.
“Perang terhadap Lebanon terus berlanjut dan kami bersiap untuk menghadapi dampaknya,” ucapnya.
BACA JUGA: Ribuan Alat Komunikasi Meledak di Lebanon, Kemlu RI: Tak Ada WNI jadi Korban
Tak hanya itu, Al-Abiad melaporkan 68 orang yang terluka dalam serangan yang terjadi pada Jumat, dipindahkan ke 12 rumah sakit di seluruh Beirut. Dari jumlah tersebut, 53 orang telah dipulangkan, sementara 15 orang masih dalam perawatan medis, termasuk dua orang yang berada dalam kondisi kritis.
Tentara Israel mengatakan pada Jumat bahwa mereka membunuh komandan militer utama Hizbullah Ibrahim Aqil bersama dengan komandan senior Pasukan Radwan elit kelompok tersebut selama serangan udara di pinggiran selatan.
Serangan udara tersebut menandai serangan ketiga yang dilakukan Israel di wilayah pinggiran selatan sejak gelombang permusuhan yang dimulai hampir setahun yang lalu.
Serangan terjadi di tengah gelombang baru eskalasi Israel di Lebanon dan Kepala Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Kamis mengumumkan bahwa konflik dengan Hizbullah telah memasuki fase baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Anadolu
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








