Pemerintah Kaji Lokasi PFII, Kawasan KEK Bali Jadi Pertimbangan
Pemerintah masih mengkaji lokasi PFII. Bali menjadi salah satu opsi, termasuk kawasan KEK yang statusnya dapat diubah jika diperlukan.
Kaesang Pangarep - Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survei terbarunya terkait calon gubernur (cagub) Jawa Tengah (Jateng) pada Pilkada 2024. Hasilnya, basis pemilih PDI Perjuangan (PDIP) cenderung memilih putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, untuk menjadi cagub Jateng 2024.
Survei LSI ini memilah pilihan kandidat gubernur warga Jateng berdasarkan pilihan partai politik mereka. Hasilnya, dalam simulasi enam nama, pemilih PDIP paling banyak memilih Kaesang (23,3%) untuk menjadi cagub Jateng 2024.
Di posisi kedua, pemilih PDIP memilih Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi. Anehnya, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul hanya berada di posisi ketiga (19,6%).
BACA JUGA: Risma hingga Pramono Anung Disapkan PDIP untuk Maju Pilkada Jawa Timur
"PDIP pemilihnya terbelah antara Kaesang Pangarep, Ahmad Luthfi, dan Bambang Wuryanto," jelas Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan ketika memaparkan hasil survei secara daring, Minggu (30/6/2024).
Memang, dalam simulasi semi terbuka 21 nama kandidat gubernur Jateng 2024, Kaesang (15,9%) menjadi pilihan utama. Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi (12,9%) mengikuti di peringkat kedua. Lalu kader Gerindra Abdul Wachid (7,8%) ada di peringkat ketiga.
Setelahnya mengikuti masing-masing pesohor Raffi Ahmad (6,8%), politisi PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul (5,8%), mantan asisten Prabowo Sudaryono (4,7%), hingga politisi PDIP Hendrar Prihadi (4,7%). Sementara nama lainnya hanya memperoleh 4% ke bawah.
Djayadi menyimpulkan, belum ada kandidat yang mempunyai elektabilitas alias tingkat keterpilihan yang signifikan. Menurutnya, para kandidat masih punya peluang besar. “Ini menunjukkan bahwa pertarungan tampaknya masih sangat terbuka, masih belum ada yang disimpulkan unggul apalagi disebut dominan,” jelas Djayadi.
Belum lagi, lanjutnya, 19,5% warga Jateng masih belum menentukan pilihan. Oleh sebab itu, belum banyak yang bisa disimpulkan dari hasil simulasi semi terbuka 21 nama kandidat cagub Jateng 2024 tersebut.
Sementara itu, dalam simulasi enam hingga dua nama, Djayadi mengungkapkan ada empat kandidat yang selalu menunjukkan elektabilitas yang tinggi. "Empat nama yang bisa bertarung paling kuat yaitu Ahmad Luthfi, Bambang Wuryanto, Taj Yasin Maimoen, dan Kaesang Pangarep," ungkapnya.
Survei LSI ini diselenggarakan pada 21–26 Juni 2024 dengan 1.200 responden yang di Jateng. Wawancara responden secara langsung dan dipilih menggunakan teknik metode double sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,8%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah masih mengkaji lokasi PFII. Bali menjadi salah satu opsi, termasuk kawasan KEK yang statusnya dapat diubah jika diperlukan.
13 Agustus 2026 diperingati sebagai HUT Mahkamah Konstitusi RI ke-23 dan Hari Pengguna Tangan Kiri Internasional. Simak sejarah dan makna kedua peringatan ini
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.