Advertisement
Pengakuan Warga Kota Isfahan, Terkait Kabar Israel Serang Iran
Foto yang diambil pada 14 April 2024 ini memperlihatkan ledakan di langit Yerusalem ketika sistem antirudal Israel, Iron Dome, mencegat peluru-peluru kendali dan 'drone' dari Iran. ANTARA/Jamal Awad - Xinhua
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Warga di Kota Isfahan, Iran mengatakan mereka tidak mendengar ledakan apa pun di tengah laporan serangan Israel ke daerah tersebut.
"Kami baik-baik saja," kata akademisi Setareeh Sadeqi kepada Anadolu melalui pesan WhatsApp dikutip Jumat (19/4/2024).
Advertisement
Sadeqi secara terpisah menulis di akun media sosial X bahwa sebuah ledakan "terjadi di luar kota."
BACA JUGA: 2 Pesawat Penerbangan Sipil Ini Langsung Putar Haluan Hindari Serangan Israel ke Iran
"Saya bahkan tidak mendengar apa pun," tulisnya dalam pesan tersebut. "Dan ingin kembali tidur," tambahnya dengan menambahkan emoji senyuman.
Isfahan "cukup tenang dan sunyi untuk saat ini."
Israel melakukan serangan di wilayah Iran, menurut media AS dan Iran, tetapi tidak ada laporan yang mengidentifikasi sasarannya.
Serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada akhir pekan lalu.
Beberapa pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada CBS News dan ABC News bahwa Israel menggunakan rudal balistik untuk menyerang Iran.
Televisi resmi pemerintah Iran mengonfirmasi adanya "ledakan besar" di Provinsi Isfahan tengah tetapi mencatat tidak ada fasilitas nuklir yang terkena dampak atau menjadi sasaran.
Kantor berita semiresmi Mehr melaporkan bahwa tiga drone hancur di wilayah udara di atas Provinsi Isfahan.
Militer Israel belum mengomentari laporan serangan tersebut tetapi mengatakan pertemuan keamanan saat ini sedang berlangsung di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv.
Iran pada Sabtu (13/4) meluncurkan serangan udara ke Israel sebagai balasan atas serangan udara pada 1 April terhadap fasilitas diplomatiknya di ibu kota Suriah.
BACA JUGA: Ledakan di Isfahan Diklaim Karena Sistem Pertahanan Iran Aktif, Bukan Akibat Rudal Israel
Iran dilaporkan menembakkan lebih dari 300 drone dan rudal, tetapi hampir semuanya dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel dan sekutunya --AS, Prancis, dan Inggris.
Israel belum secara resmi menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, tetapi telah melakukan sejumlah serangan terhadap sasaran Iran di seluruh Suriah dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara, AS membantah terlibat dalam serangan-serangan tersebut.
Israel berjanji akan membalas serangan balasan Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
Advertisement
Beli Wajib Pakai KTP, Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Apple Rilis MacBook Rp9 Jutaan, Ini Fitur Dipangkas
- FIA Cabut Aturan Dua Pit Stop Monaco 2026
- Dewa United vs Bhayangkara FC: Perebutan Poin Krusial
- Bezzecchi Juara MotoGP Thailand, Marquez Gagal Finis
- GP Bahrain Terancam, Logistik F1 Kacau
- Mudik Lebaran 2026, Ini 46 Titik Macet Jateng-DIY
- KUHP Baru Berlaku, Belum Ada Vonis Kerja Sosial di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement






