Harga Minyak RI April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, ISLAMABAD—Sebanyak 29 orang dilaporkan meninggal dunia disambar badai petir di tengah hujan deras di Pakistan. Kantor berita DPA melaporkan, cuaca diperkirakan akan terus memburuk di negara Asia selatan itu.
Badai petir menyambar Provinsi Punjab dan menewaskan 17 orang. Petugas Tim Evakuasi Pakistan, Farooq Ahmad, seperti dikutip dari DPA Senin (15/4/20024) petir menyambar berbagai lokasi di negara tersebut.
BACA JUGA: Sampah Lebaran Meningkat, TPA Piyungan Tetap Dibatasi
Sebanyak 8 orang lainnya juga meninggal akibat hujan lebat dan badai petir di wilayah barat daya Balochistan, menurut badan penanggulangan bencana daerah.
Menurut petugas evakuasi setempat, Bilal Faizi, Atap dan tembok roboh didera hujan deras yang mengguyur selama dua hari telah menelan empat korban jiwa di pegunungan terjal di barat laut.
Hujan dan badai petir diperkirakan masih akan melanda Pakistan dalam beberapa hari ke depan, menurut ahli metrologi Sardar Sarfraz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.