Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Pusat Gempa Tuban - BMKG
Harianjogja.com, JAKARTA— Pakar kebumian didorong untuk melakukan kajian tentang potensi gempa bumi yang bersumber di Laut Jawa guna menyiapkan skema mitigasi ke depan.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono menyampaikan gempa bumi yang terjadi di wilayah Tuban dan Bawean termasuk fenomena baru.
"Ini jarang terjadi ya di Laut Jawa dengan magnitudo yang cukup signifikan mencapai 6,5 dan menjadi perhatian dari pakar kebumian," kata Rahmat di Pasaman, Minggu (24/3/2024).
BACA JUGA: BMKG Pastikan Penyeberangan Laut Pulau Jawa Aman Setelah Gempa
Menurut Rahmat, dorongan kajian oleh pakar kebumian tersebut untuk melihat sejauh mana potensi yang bisa saja terjadi di Laut Jawa terkait aktivitas kegempaan. "Jadi, kajian ini untuk melihat berapa potensi magnitudo maksimum di sana," kata dia.
Hal tersebut ditujukan untuk menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi kemungkinan terburuk seperti gempa bumi yang bisa saja disusul gelombang tsunami.
Apalagi, dari kajian yang ada, ancaman tsunami selama ini hanya diketahui di Pantai Selatan Jawa, Pantai Barat Sumatera dan lain sebagainya. Namun, khusus di pantai utara, BMKG tergolong minim menyampaikan adanya potensi rawan tsunami.
Rahmat menjelaskan apabila terdapat potensi sumber gempa yang besar, namun mekanismenya mendatar, potensi terjadinya tsunami tergolong kecil jika dibandingkan sesar naik.
"Intinya dari kejadian kemarin menjadi upaya bersama masyarakat Jawa Timur, khususnya bagian utara, ada ancaman gempa dangkal yang berarti dampaknya merusak," ujarnya.
Selama ini BMKG melaporkan aktivitas kegempaan di bagian utara lebih didominasi gempa dalam. Artinya, dampak kerusakan yang ditimbulkan lebih kecil.
Terpisah, peneliti Senior Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS, Amien Widodo mengatakan gempa magnitudo 6,5 yang berpusat pada 132 kilometer Timur Laut Tuban dipicu sesar aktif di Laut Jawa.
"Gempa dengan kedalaman dangkal yang disebabkan oleh sesar aktif ini ialah peristiwa yang jarang terjadi," kata Amien
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.