Advertisement
Mengintip Desain Megahnya Masjid Negara di IKN
Desain masjid Negara di IKN. - Kementerian PUPR
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah melakukan grounbreaking atau tanda dimulainya pembangunan Masjid negara di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Rabu, 17 Januari lalu.
Pembangunan masjid yang menelan anggaran hampir 1 triliyun tersebut ditargetkan selsai pada akhir tahun ini. Melansir laman Instagram @kemenpupr pada Kamis (8/2/2023), Masjid Negara IKN Nusantara diproyeksikan mampu menampung hingga 61.392 jemaah.
Advertisement
Area Masjid Negara IKN Nusantara meliputi area masjid seluas 32.125 m², fasilitas komersial seluas 2.221 m², dan area kolam retensi seluas 123,502 m. Selain itu bangunannya seluas 59.081 m², yang terdiri dari bangunan masjid seluas 56.220,3 m² (3 Lower Ground, 1 Ground Floor, 2 Mezzanine), bangunan komersial seluas 2.134 m³ (2 lantai), dan bangunan penunjang seluas 727 m² (1 lantai).
Tidak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, lanskap, serta utilitas kawasan. Selain itu juga dilengkapi fasilitas tempat wudu, ruang rapat, hall pertemuan, dan ruang tunggu VIP.
Selain pembangunan masjid, nantinya di kawasan peribadatan IKN ini juga akan dibangun gereja, katedral, vihara, pura, dan klenteng yang akan menjadi simbol keberagaman, kerukunan, dan persatuan Indonesia yang harus selalu dijaga.

Kementerian PUPR juga menegaskan dalam keterangannya bahwa pembangunan Masjid Negara IKN ini menjadi simbol tolerasi umat beragama di Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap Masjid Negara di IKN akan mempresentasikan kemajemukan bangsa Indonesia dan sebagai sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.
Masjid itu juga diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi umat Muslim untuk melakukan berbagai aktivitas keagamaan maupun aktivitas sosial lainnya, serta menjadi simbol untuk memperkuat toleransi dan moderasi beragama di IKN.
“Saya ingin masjid yang akan dibangun ini bisa menjadi contoh dari masjid-masjid negara di dunia dan menampilkan kekhasan Indonesia, menampilkan kekhasan Ibu Kota Nusantara,” tutur Presiden Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- Hasil Real Madrid vs Bayern Skor 1-2, Harry Kane Bungkam Bernabeu
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- Listrik Padam Siang Ini Sejumlah Wilayah Jogja dan Sleman
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- Mobil Boks Tabrak Bus Sumber Selamat di Jalan Nganjuk-Madiun, 1 Tewas
- Sporting CP vs Arsenal Skor 0-1: Kai Havertz Bawa The Gunners Menang
Advertisement
Advertisement






