Banyumas Bidik Wisatawan lewat Insentif untuk Agen Travel
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat
Cuaca ekstrem - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bencana dapat datang kapan saja. Karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau prakiraan cuaca jika hendak berwisata saat libur natal dan tahun baru, khususnya jika ingin berwisata alam.
"Kemana pun kita berwisata, ke daerah pegunungan atau pantai, selalu biasakan melihat prakiraan cuaca, terutama daerah perbukitan dan wisata sungai," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam acara Disaster Briefing yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Aam menekankan masyarakat untuk mewaspadai akan bahaya banjir yang bisa datang sewaktu-waktu di tempat wisata alam dekat aliran sungai, mengingat tidak banyak orang yang memperhatikan akan kondisi cuaca di daerah hulu sungai.
Lebih lanjut, ia juga menekankan hal yang sama kepada masyarakat yang hendak berwisata di daerah yang berada di lereng gunung, bukit, dan tebing, karena curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan bencana tanah longsor.
"View bagus, tapi ancaman bahaya harus kita antisipasi, bukan berarti tidak boleh," tegasnya.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Jogja Berawan dari Pagi hingga Malam
Pakar UGM: Banjir Bandang Berpotensi Meningkat, Pahami Faktor dan Upaya Mitigasinya
Bencana Longsor di Jogja Naik Berlipat dalam 5 Tahun, Ini Datanya
Untuk itu, Aam mendorong kepada pemerintah daerah untuk menetapkan status 'Siaga' atau 'Darurat' di tempat tempat yang rawan bencana, sehingga jika terjadi bencana sewaktu-waktu, BNPB dapat ikut mengintervensi penanganan bencana alam.
Selain itu, kata dia, BNPB juga merilis peta jalur mudik rawan bencana yang dapat diakses melalui aplikasi InaRISK melalui telepon seluler ataupun laman web di https://inarisk.bnpb.go.id/.
"Silakan, dimana pun anda berwisata, begitu sampai di situ dan hendak beraktivitas, bisa dilihat. Di daerah saya ini rawan bencana apa, oh daerah saya rawan banjir, sehingga kalau hujan datang, kita balik ke tempat yang aman, tunggu sampai hujan berhenti," tambahnya.
Selain itu, Aam mengemukakan pihaknya juga akan melakukan pendampingan posko siaga, yang tersebar mulai dari Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali, serta menyiapkan anggaran dan logistik untuk keperluan bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat
Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih memiliki banyak kekurangan. Sebanyak 353 orang dipecat dan BGN menguji CCTV berbasis AI.
Dino Patti Djalal membantah hoaks bertamu ke rumah Dubes Singapura bersama Saiful Mujani dan menilai kabar itu sebagai upaya menggiring opini.
Arema FC menang 4-0 atas Dewa United di Stadion Kanjuruhan. Careca mencetak dua gol, disusul Samuel Otusanya dan Juliam Guevara.
Anggota VI BPK Fathan Subchi meninggal dunia pada usia 56 tahun saat menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow, Rusia, Minggu (25/10/2026).
Warga Cawan menghentikan penambangan pasir dan batu dengan alat berat di bantaran Sungai Progo karena mengancam konservasi dan wisata Mbudho Island