PU Siapkan Rp1,65 T untuk Infrastruktur Desa di 4.127 Lokasi di 2027
Kementerian PU mengalokasikan Rp1,65 triliun untuk program infrastruktur berbasis masyarakat di 4.127 lokasi pada 2027 guna mendukung irigasi, air minum.
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri (tengah) memberikan sambutan pada Konferensi Insinyur ASEAN (CAFEO) ke-41 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (22/11/2023). Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Harianjogja.com, NUSA DUA—Para insinyur diajak untuk berpolitik demi kepentingan bangsa dan negara. Ajakan ini diutarakan Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri di sela-sela Konferensi Insinyur ASEAN (CAFEO) ke-41 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (22/11/2023).
"Insinyur harus berpolitik demi bangsa dan negara. Para insinyur memiliki daya imajinasi tentang masa depan," kata Megawati di sela Konferensi Insinyur ASEAN (CAFEO) ke-41 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.
Presiden RI periode 2001-2004 itu menambahkan daya imajinasi itu dimiliki pula oleh ayahnya, Presiden Pertama RI Soekarno yang membayangkan Indonesia berdiri kokoh dengan fondasi mengakar kuat yakni Pancasila.
Untuk itu, ia mengajak para insinyur Tanah Air untuk belajar dari Bung Karno yang tak hanya menjadi insinyur tetapi juga perlu pemahaman filsafat, sistem politik, sistem ekonomi dan kebudayaan serta pemahaman holistik tentang rakyat, Tanah Air dan bangsa.
"Bagaimana membangunkan semangat juang para insinyur Indonesia agar mereka menjadi kekuatan transformasi rakyat Indonesia melalui penguasaan ilmu teknik," katanya.
Megawati mengharapkan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang menaungi para insinyur Tanah Air, dapat melahirkan insinyur pelopor yang tak hanya berpikiran ke depan tapi juga membumi terkait kebutuhan rakyat.
BACA JUGA: Nyamuk Ber-Wolbachia Sukses Tekan DBD, Anggaran Fogging Dipangkas Ratusan Juta Rupiah
Untuk itu, Megawati menyatakan para insinyur Indonesia harus berani mengambil inisiatif, dan bertekad untuk menguasai ilmu teknik yang paling mutakhir, dan menerapkannya untuk mendukung bangsa yang unggul. Ia memahami proses tersebut memerlukan biaya tak sedikit bahkan terkandung suatu risiko.
"Namun, jika kita tidak mulai dan berani mencoba, kapan lagi kita bisa berdikari? PII saya tantang untuk berani mengambil tanggung jawab itu, agar profesi keinsinyuran benar-benar menorehkan tradisi berprestasi di dalam membangun negeri. Sudah saatnya harus berani meletakkan nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri," ucap Megawati.
Sedangkan, Ketua Umum PII Danis Hidayat Sumadilaga mengaku sejalan dengan gagasan Megawati terkait gagasan insinyur perlu berpolitik agar memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat.
“Saya menangkap pesan beliau bahwa jangan berpikir teknik saja tapi tapi lebih luas, kompleks, berpikir ekonomi, kebudayaan, seni, supaya hasilnya jauh lebih bermanfaat kepada masyarakat termasuk politik itu. Oke, kenapa tidak?” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian PU mengalokasikan Rp1,65 triliun untuk program infrastruktur berbasis masyarakat di 4.127 lokasi pada 2027 guna mendukung irigasi, air minum.
Kalurahan Bendung, Gunungkidul mewajibkan warga memasang kentongan untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan menjaga tradisi..
Konkurs Perkutut Piala Paku Alam X di Bantul diikuti 294 peserta dari berbagai daerah, dorong pelestarian budaya dan pariwisata DIY.
Keroncong Plesiran ke-10 di Prambanan sukses menarik ribuan penonton meski diguyur hujan, tampilkan kolaborasi lintas genre dan generasi.
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
Presiden Prabowo bahas lonjakan investasi asing usai lawatan luar negeri, pemerintah siap buka data ke publik.