Ratusan Orang Tewas dalam Serangan Balik Israel ke Palestina
Militan Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya pada Sabtu (7/10/2023).
Dermaga logistik IKN Nusantara ditargetkan rampung September 2023/Bisnis-Alifian Asmaaysi
Harianjogja.com, JAKARTA—Real Estate Indonesia (REI) tak mengkhawatirkan keberlanjutan investasi di Ibu Kota Negara (IKN) kendati pada tahun depan terjadi pergantian presiden.
Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Bidang Hubungan Luar Negeri, Rusmin Lawin menjelaskan dari kacamata pengembang, pemerintah sudah maksimal dalam memberikan kemudahan investasi berupa insentif perpajakan bagi para investor berinvestasi di IKN.
Saat ini, kata dia, pengembang dan investor tengah menunggu ketersediaan lahan untuk membangun hunian residensial. Selain pengembang besar di Indonesia, dia juga mendorong pengembang di kelas menengah untuk ikut berinvestasi di IKN.
BACA JUGA : Kebun Raya Akan Dibangun di IKN Nusantara
Dia pun merasa investor juga tak perlu khawatir dengan keberlanjutan proyek IKN kendati sebentar lagi ada pergantian kepemimpinan Kepala Negara karena regulasi yang mendasari seperti UU IKN juga sudah ada.
"Ini kan sudah mantap jaminan keberlangsungan proyek dari kebijakan yang ada mulai dari UU hingga RPJMN," terangnya kepada Bisnis dikutip, Selasa (13/9/2023).
Menurutnya, saat ini pemerintah tinggal menyelesaikan persoalan dari sisi teknis penyiapan lahan.
Rusmin memaparkan sejauh ini minat investor asing untuk membangun kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur juga cukup baik.
Rusmin memaparkan telah ada lebih dari 300 Letter of Intent (LoI) dari berbagai perusahaan yang ingin mengembangkan IKN. Bahkan, Rusmin juga menyebut negara asing yang menyatakan minat untuk bekerja sama adalah China hingga Korea Selatan disebut-sebut sebagai negara asal investor yang paling banyak menunjukkan ketertarikan.
Hal ini sejalan dengan Pemerintah yang serius dan ingin menghadirkan kota dengan konsep yang unik.
"Kami optimis dengan LoI yang masuk. Kemarin kan ada 2 tantangan, yaitu skema investasinya belum selesai, karena kemarin tunggu PP atau Permen yang belum keluar," papar Rusmin.
Rusmin juga mengatakan, pembangunan IKN, khususnya proyek hunian seperti rumah hingga apartemen bakal dibangun setelah infrastruktur utama di wilayah tersebut memadai.Mulai dari jalan, fasilitas umum lainnya, hingga gedung-gedung perkantoran.
"Terus yang kedua juga masalah lahan, kemarin juga sudah diberesin. Kemarin masalahnya sudah ada animo [untuk berinvestasi] tapi lahannya enggak ada," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Militan Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya pada Sabtu (7/10/2023).
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.