Uji 5G XLSMART di Kereta Jogja-Solo, Konektivitas Jadi Sorotan
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
Puluhan pelaku UMKM Jogja dan Semarang mendapatkan perdagangan ekspor di Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Senin (11/9/2023)
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia, para pelaku UMKM di wilayah DIY dan Jawa Tengah dibekali dengan pelatihan perdagangan ekspor.
Pelatihan yang berlangsung pada 11-13 September 2023 itu digelar di Pusat Pelatihan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan didukung penuh oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Secara total, ada 60 pelaku usaha UMKM yang mengikuti pelatihan di Kota Jogja dan Semarang. Pelatihan ini mencakup sejumlah materi bagi peserta untuk membawa produknya ke kancah internasional. Di antaranya, terkait peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses ekspor, simulasi transaksi luar negeri, hingga promosi.
Direktur BCA John Kosasih dalam siaran persnya, mengatakan kontribusi BCA dalam pelatihan hari ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perseroan terhadap pertumbuhan dan pengembangan UMKM Indonesia.
BACA JUGA: Pemda DIY Dorong Korporatisasi untuk Pengembangan UMKM
Dia meyakini bahwa kesuksesan UMKM membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, sehingga pihaknya berkomitmen untuk senantiasa mendampingi UMKM untuk bisa naik kelas.
"Dengan pelatihan ini, kami berharap supaya lebih banyak UMKM lagi yang bisa go export dan berpartisipasi dalam rantai pasokan global, sehingga bisa turut menambah devisa negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya, Senin (11/9/2023).
UMKM, lanjutnya, merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM), UMKM berkontribusi terhadap 60,5% Produk Domestik Bruto (PDB), dan mampu menyerap hampir 97% dari total tenaga kerja nasional.
Masih mengutip data dari Kemenkop UKM, rasio partisipasi UMKM dalam rantai nilai global berada di kisaran 4% sehingga masih ada potensi-potensi pengembangan UMKM yang masih bisa dimaksimalkan. Khususnya, dalam mendorong aktivitas ekspor.
"Menyadari betapa besar peran UMKM terhadap perekonomian nasional, kami merasa sangat termotivasi untuk konsisten memberikan dukungan kepada pelaku UMKM Indonesia dalam menggali potensi mereka, termasuk untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
"Kami sangat bersemangat untuk melihat dampak positif dari pelatihan ini, dan saya optimistis UMKM Tanah Air akan semakin kuat dan mampu bersaing di pasar global," tambah John Kosasih.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pelatihan perdagangan ekspor ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta UMKM yang hadir, termasuk pelaku UMKM yang berasal dari desa wisata binaan Bakti BCA.
"Secara berkala, Bakti BCA juga akan memonitor dampak dari pelatihan ini, dan senantiasa mendampingi UMKM desa wisata binaan Bakti BCA hingga nantinya dapat melakukan ekspor. Saya meyakini bahwa upaya ini akan memberikan manfaat yang besar, terutama bagi perekonomian dan kesejahteraan komunitas desa," kata Hera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengujian jaringan 5G di kereta Jogja–Solo mencatat kecepatan unduh lebih dari 200 Mbps di sejumlah titik, di tengah pertumbuhan trafik internet 17%.
Didik Nini Thowok mengingatkan generasi muda untuk memegang filosofi napak lemah, menjaga jati diri budaya, dan tidak melupakan sejarah.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
DPRD Sleman mendorong Karang Taruna menghadirkan program berkelanjutan untuk menangani persoalan sosial, mengembangkan pemuda, dan meningkatkan kesejahteraan wa
Kericuhan pecah di Malioboro usai demo pada Rabu petang. Massa dan polisi saling melempar benda, sementara wisatawan diimbau menghindar.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.