Emas Antam di Pegadaian Melesat, 1 Gram Tembus Rp2,79 Juta
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Perdana Menteri India Narendra Modi duduk di belakang label negara yang bertuliskan "Bharat", saat menyampaikan pidato pembukaan KTT G20 di New Delhi, India, 9 September 2023./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Ada yang menarik saat Perdana Menteri India Narendra Modi membuka KTT G20 pada Sabtu (9/9/2023). Papan nama negara di depan Modi bertuliskan Bharat, bukannya India.
India juga disebut dengan nama prakolonialnya dalam bahasa India, seperti Bharat, Bharata, dan Hindustan. Nama-nama ini digunakan secara bergantian oleh publik dan secara resmi.
Meskipun begitu, negara Asia Selatan ini secara tradisional tetap menggunakan nama India dalam gelar seperti presiden atau perdana menteri ketika berkomunikasi dalam bahasa Inggris
Sementara itu, dalam logo G20 India, kedua nama tersebut tertulis secara bersamaan. "Bharat" ditulis dalam bahasa Hindi dan "India" dalam bahasa Inggris.
Baca juga: Gedung Kementerian Koordinator di IKN Bisa Difungsikan Mulai Agustus 2024
"Bharat menyambut para delegasi sebagai Presiden G20," ungkap Modi dalam pembukaan KTT G20 India, seperti dikutip Reuters, Sabtu (9/9/2023).
Sebelumnya, spekulasi perubahan nama ini beredar karena Presiden India Droupadi Murmu menyebut dirinya sebagai Presiden Bharat dalam undangan jamuan makan malam KTT G20.
Penggantian nama tersebut akan diusung pada sesi sidang khusus Parlemen, yang dijadwalkan pada 18-22 September.
Melansir Economic Times, yang dikutip melalui Times Now pada hari Selasa (7/9/2023), Ramesh membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan, undangan makan malam resmi KTT G20 dari Presiden India benar telah dikirim dengan nama Presiden Bharat, bukan Presiden India seperti biasanya.
"Jadi berita tersebut memang benar adanya. Rashtrapati Bhawan telah mengirimkan undangan untuk makan malam G20 pada 9 September atas nama 'Presiden Bharat' dan bukan 'Presiden India' seperti biasanya," kata Ramesh dalam sebuah posting di X, dikutip Kamis (7/9/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia di Masjid Temon, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengajak siswa SMPN 3 Kokap menjauhi judi online, radikalisme, dan perundungan serta melanjutkan pendidikan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balaikota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.