Advertisement
Pemda DIY Bakal Utang ke Bank BUMD Rp116 Miliar untuk Pembangunan Jalan
Ilustrasi perbaikan jalan. - Pixabay/Joshua Woroniecki
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono menyampaikan pemenuhan infrastruktur dasar antara lain jalan akan terus dilakukan Pemda DIY dengan kemampuan keuangan yang dimiliki. Untuk mendukung pembangunan infrastruktur, 2024 menurut Beny, Pemda DIY berencana mengajukan pinjaman daerah (utang) ke salah bank BUMD di DIY.
“Kami nanti pinjaman daerah kami lakukan rencana kerja sama dengan Bank BPD DIY. Kami kan belum mendapatkan persetujuan dari DPRD, baru rencana. Artinya baru direncanakan, kami akan melakukan pinjaman daerah [utang ke bank BUMD] Rp116 miliar. Fokusnya untuk sampah dan infrastruktur dasar seperti peningkatan jalan sesuai kewenangan provinsi,” katanya.
Advertisement
BACA JUGA: Ribut-Ribut Food Estate, Ini Penjelasan Lengkapnya
Menurut Beny infrastruktur jalan provinsi di sejumlah titik yang saat ini kondisinya rusak terus dilakukan upaya perbaikan, termasuk pada tahun depan. “Karena sudah menumpuk sekian tahun [jalan sudah dalam kondisi rusak],” katanya.
Selain jalan dari anggaran tersebut menurut Beny penanganan sampah di DIY juga akan dianggarkan menggunakan anggaran tersebut. Pemetaan jalan yang akan dilakukan perbaikan untuk tahun depan pun sedang dilakukan. Beny berharap jalan-jalan yang rusak yang menjadi kewenangan provinsi dilakukan perbaikan tahun depan.
“Kami akan rencanakan menggunakan pinjaman daerah [utang ke bank BUMD] untuk menopang infrastruktur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tanah Longsor Terjang Kokap Kulonprogo, Dua Rumah dan Jalan Terdampak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Penganiayaan di Kampus UIN Suska, Polisi Amankan Pelaku
- Keterbatasan SDM Jadi Tantangan, Perkuat Kolaborasi
- Ramadan, Nelayan Kulonprogo Tak Melaut akibat Cuaca
- Tur Stand Up Comedy Pertigapuluhan Priska Segera Tampil di Yogyakarta
- Paspor Terkuat 2026: UEA Nomor 1, RI Peringkat 58
- Warga Diajak Tumbuhkan Jiwa Berusaha sejak Dini
- Polemik Paspor Inggris, Ditjen AHU: Anak Alumni LPDP DS Berstatus WNI
Advertisement
Advertisement







