Advertisement
Kemensos Alihkan Anggaran Pembangunan Gedung Menjadi Alat Bantu Kaum Difabel
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih saat menemani menteri sosial Tri Rismaharini saat menyerahkan bantuan instalasi pengolahan air bersih di Kalurahan Gombang, Ponjong. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com,JAKARTA—Kementerian Sosial (Kemensos) menciptakan lima alat bantu untuk penyandang disabilitas. Mensos Risma mengatakan diciptakannya alat bantu itu dimaksudkan untuk mendorong kemandirian para penyandang disabilitas.
“Kami telah menciptakan lima alat bantu untuk disabilitas. Idenya dari saya, staf saya yang eksekusi. Bahkan, ada yang melibatkan disabilitas juga dalam perakitannya sebab mau bagaimanapun, kami harus upayakan mereka mandiri, minimal di lingkungan mereka sendiri,” kata Mensos
Advertisement
Hal tersebut disampaikan Mensos dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pembinaan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat (11/8/2023). Kendati diproduksi terbatas dengan tenaga penyandang disabilitas itu sendiri, alat bantu yang idenya diinisiasi Mensos tersebut penuh inovasi.
Lima alat bantu itu yakni tongkat penuntun adaptif untuk disabilitas netra, kursi roda adaptif untuk penderita cerebral palsy, motor roda tiga untuk disabilitas fisik, gelang untuk disabilitas rungu wicara (Gruwi) dan gelang untuk disabilitas grahita (Grita).
Baca juga: Viral Mahasiswa Diare Massal Gegara Makan Nasi Tak Layak saat Orientasi Kampus, Ini Klarifikasi UII
Sejak diberi amanah sebagai Mensos, dikatakan Risma, pengadaan alat bantu disabilitas jadi salah satu prioritasnya. Bahkan, demi merealisasikan program tersebut, alih-alih menggunakan anggaran untuk pembangunan/perbaikan gedung, anggaran tersebut justru dialihkan untuk membantu penyandang disabilitas di tanah air dengan menciptakan alat bantu bagi mereka.
Risma mencontohkan alat bantu yang ia ciptakan untuk disabilitas netra. Memiliki fitur kemampuan membaca sensor air, api, dan gas beracun, tongkat -- yang selanjutnya disebut tongkat penuntun adaptif -- ini akan mengeluarkan suara sebagai isyarat bahaya ketika menangkap sinyal dari obyek-obyek tersebut.
Selain tongkat penuntun adaptif, Risma juga mencetuskan ide kursi roda adaptif untuk penderita cerebral palsy untuk membantu mereka berdiri dengan sejumlah modifikasi.
Disabilitas Berdaya
Lebih lanjut, Risma mengemukakan keinginannya melihat disabilitas berdaya sehingga ia menciptakan alat bantu motor roda tiga untuk disabilitas fisik bekerja.
Yang terbaru, belum lama ini, Mensos meluncurkan dua gelang inovasi untuk rungu wicara (Gruwi) dan grahita (Grita). Keduanya berfungsi sebagai respon dan sistem peringatan dini terhadap situasi rentan yang mungkin mengancam keselamatan penggunanya.
Namun, Mensos mengungkap, upayanya membangkitkan kemandirian ini kadang tidak dibarengi dengan keinginan dari diri para penyandang disabilitas itu sendiri. Sehingga ia harus merayu agar mereka mau menggunakannya, supaya mereka tidak selalu bergantung pada orang lain.
Alat bantu itu, lanjutnya, juga telah didistribusikan ke berbagai daerah untuk percepatan kemandirian mereka, termasuk tongkat penuntun adaptif yang diserahkan Mensos kepada sembilan disabilitas netra binaan MPKS PP Muhammadiyah Yogyakarta.
Salah seorang disabilitas netra asal Yogyakarta, Novi Titi Purwani (32) mengaku baru mengetahui ada tongkat yang mampu mengeluarkan suara peringatan semacam tongkat penuntun adaptif dari Mensos Risma.
"Saya baru tau ada tongkat yang bisa mengeluarkan bunyi gini. Sudah dicoba, memang berfungsi, alat ini bisa memberi peringatan pada kita kalau ada benda-benda yang menghalangi di depan," katanya.
Sebelumnya, ia yang sehari-hari mencari peruntungan dari menjajakan suara di jalan-jalan perempatan Yogyakarta, hanya mengandalkan tongkat reflektor. Kini, ia lebih terbantu dan tak perlu terlalu bergantung pada bantuan orang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Korban WNI Saat Kebakaran di Hong Kong Bertambah Jadi 7 Orang
- Bencana Sumbar: 23 Warga Meninggal, 3.900 KK Mengungsi
- Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir Sumatra
- Bencana Alam Meningkat, KLH Minta Daerah Percepat Penyusunan RPPLH
- 11 Tewas Saat Kereta Tabrak Pekerja di Yunnan, China
Advertisement
Pertamina Jaga Distribusi Energi Jawa Tengah-DIY Selama Nataru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cari Aman Skill Competition 2025 Tingkatkan Kesiapan Berkendara
- Ribuan Warga Aceh Barat Mengungsi Akibat Banjir Besar
- Sosialisasi Perkoperasian Dukung UMKM dan Masjid di Code
- KPK Panggil Rudy Tanoe sebagai Saksi Kasus Bansos Beras
- IPO Perusahaan DIY Mundur, BEI Ungkap Kendalanya
- Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir Sumatra
- Kalurahan di Sleman Didorong Jadi Teladan Keterbukaan Informasi
Advertisement
Advertisement




