Tampil di Level Nasional, Satya Aset Potensial Anggar DIY
Ramadhanihusayn menunjukkan potensinya sebagai atlet anggar masa depan DIY.
Ilustrasi kesehatan.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai bentuk perhatian terhadap para tenaga kesehatan di lingkungan RS Bhayangkara DIY, Enesis Group memberikan beragam produk-produk kesehatan untuk menunjang kerja nakes dalam memberikan layanan ke publik.
Chief HR Legal Public Relation & Regulatory Affairs Officer Enesis Group Bambang Cahyono menuturkan kegiatan sosial yang digelar di RS Bhayangkara DIY itu sekaligus untuk memperingati HUT ke-77 Bhayangkara.
Selain membagikan produk-produk kesehatan untuk para nakes, Enesis Group juga membagikannya kepada peserta seleksi calon Praja IPDN yang sedang menjalani tes kesehatan.
“Semoga produk kesehatan ini dapat membantu kesehatan para Bhayangkara khususnya yang berada di RS Bhayangkara DIY sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan
kepolisian bagi Polri dan keluarga serta masyarakat umum secara paripurna,” ucap Bambang, Jumat (5/8/2023).
Dia menuturkan kampanye Healthy Product for Healthy Family ini sebelumnya telah dilaksanakan di RS Pusat Otak Nasional, RSUD Tarakan, RSPAD Gatot Soebroto, dan RSUD Panembahan Senopati.
Produk kesehatan produksi Enesis Group yang diberikan antara lain seperti Antis Hand Sanitizer, Plossa, Amunizer, Soffell, Adem Sari dan Vegeta Herbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ramadhanihusayn menunjukkan potensinya sebagai atlet anggar masa depan DIY.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Carlo Ancelotti memimpin daftar pelatih termahal Piala Dunia 2026 dengan gaji Rp194 miliar, Scaloni justru di luar lima besar
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Dampak kenaikan harga Pertamax memicu antrean panjang dan kelangkaan Pertalite bagi driver ojol di Jogja. Simak keluhan pengemudi soal pendapatan yang tergerus.
Luis Milla resmi pindah ke Como 1907 dengan nilai Rp105 miliar. Simak kisah di balik transfer gelandang Getafe ini dan proyek ambisius Cesc Fàbregas di Serie A.