Advertisement
Perilaku Pengguna Jalan yang Ceroboh Picu Kasus Kecelakaan di Perlintasan Sebidang
Perlintasan kereta api. PT Kereta Api Indonesia mengklaim mampu meningkatkan kecepatan kereta sehingga Jakarta-Surabaya bisa ditempuh hanya dalam waktu 4 jam bila tidak ada perlintasan sebidang. - Bisnis/Dedi Gunawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kasus kecelakaan di perlintasan sebidang terus naik dan persentasenya mencapai 87%. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perilaku pengguna kendaraan.
Kondisi perlintasan sebidang di Tanah Air pun bervariasi. Ada yang melengkung, tanjakan/turunan, lebih dari 2 jalur KA, perkerasan tidak laik, hingga dekat stasiun/emplesemen. Dengan kondisi seperti ini, kerap menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Advertisement
BACA JUGA: Seruduk Truk, Perempuan Muda Meninggal di Underpass Kentungan
Sebagaimana diketahui, terjadi tiga kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang dalam sehari, pada Selasa (18/7/2023).
Selain KA Brantas relasi Jakarta-Blitar dengan truk trailer di Semarang, kecelakaan juga terjadi di Lampung melibatkan KA Kuala Stabas dengan truk bermuatan tebu, dan KA Sri Bilah Utama dengan minibus Nissan Jukedi di Medan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Krisis Air Bersih di Gunungkidul, Warga Giripurwo Andalkan Tangki
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- Nilai TKA SMP Tertinggi di Kulonprogo Bakal Diganjar Laptop dan Sepeda
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Jadwal KRL Jogja-Solo 9 April 2026, Lengkap dari Tugu
Advertisement
Advertisement





