Advertisement
Sapi Kurban dari Presiden Jokowi Bernama Gesbi, Simak Kisahnya
Sapi kurban dari Presiden Joko Widodo / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Semringah. Bahrowi Yahya sangat gembira dan bersyukur karena sapi kesayangannya dibeli oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gesbi, nama sapi berjenis limousin itu menjadi hewan kurban Jokowi pada Iduladha 1444 Hijriyah.
Semua berawal saat Bahrowi dihubungi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur untuk memasukkan Gesbi dalam proses seleksi sapi kurban untuk Presiden Jokowi. Saat itu, Gesbi menjadi satu dari empat sapi yang diseleksi.
Advertisement
"Di Lumajang sendiri, ada empat kandidat [sapi kurban untuk Presiden]. Yang diseleksi itu kesehatannya, postur, sampai beratnya," ujar Bahrowi kepada Bisnis.com jaringan Harianjogja.com, Rabu (28/6/2023).
Sapi Gesbi lolos seleksi. Bahrowi kemudian membawa Gesbi untuk melanjutkan proses seleksi di tingkat provinsi. Dia percaya diri, sapinya adalah yang terbaik se-Jawa Timur.
Singkat cerita, Gesbi kembali lolos seleksi dan akhirnya dipilih untuk dibeli oleh Presiden Jokowi untuk dikurbankan pada Iduladha 1444 H. "Alhamdullilah, Gesbi lolos seleksi lagi dan dibeli oleh Pak Jokowi," ujarnya.
BACA JUGA: Libur Iduladha, Jadwal KRL Jogja-Solo Ditambah, Ini Jadwal Paling Pagi
Saat dibeli Kepala Negara, Gesbi berusia 3 tahun 8 bulan dengan bobot sekitar 1,1 ton. Gesbi memiliki panjang 190 cm dengan tinggi badan 159 cm dan lingkar dada 250 cm.
Arti Nama Gesbi
Bahrowi menceritakan awal mula sapi kesayangannya dinamai Gesbi. Dia membeli Gesbi saat berusia sekitar 5 bulan. "Saat saya beli, Gesbi umurnya baru lima bulan. Jadi saya rawat sekitar 3,3 tahun," ujarnya.
Bahrowi dan teman-temannya melihat sapi ini punya potensi tumbuh secara optimal. Hal itu terlihat dari rambutnya yang mengilap sejak masih pedet.
"Karena bulunya [rambut] yang mengilap, seperti diberi minyak rambut, maka kami namai Gesbi [mirip nama merek minyak rambut]," tutur Bahrowi.
Peternak asal Lumajang ini mengaku merawat Gesbi dengan sepenuh hati. Selain pakan yang bergizi, Bahrowi juga memberi Gesbi jamu-jamuan untuk menjaga imunitas terhadap berbagai virus dan penyakit. Apalagi, saat virus penyakit mulut dan kuku (PMK) mewabah beberapa waktu lalu.
Usai dibeli oleh Jokowi dengan harga Rp115 juta untuk dijadikan hewan kurban Iduladha tahun ini, Bahrowi mengaku tak memiliki lagi sapi berjenis limousin. Saat ini, yang tersisa di peternakannya hanyalah sapi berjenis simmental, yang ukuran dan bobotnya di bawah limousin. (Sumber Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
Advertisement
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Advertisement
Berita Populer
- AC Milan Tumbang 0-1 dari Parma, Inter Menjauh
- Roma Hajar Cremonese 3-0, Kokoh di Empat Besar
- Jadwal Rute Baru Angkutan KSPN Rute Malioboro-Obelix dan Pantai Ndrini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 23 Februari 2026
- Kapolri Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bripda MS di Tual
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 23 Februari 2026, Tarif Rp12.00
- UMKM Kulonprogo Didorong Segera Urus Sertifikasi Halal di Ramadan
Advertisement
Advertisement








