Sebaran Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Jangkau Bengkulu
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.
Wakil Presiden Maruf Amin. /Ist-Dokumentasi KIP-Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin meminta agar masyarakat tetap mengedepankan sikap toleransi terkait dengan perbedaan Lebaran Iduladha 1444 Hijriah.
“Soal Lebaran itu memang sudah lama ada perbedaan, perbedaan kriteria dalam menetapkan awal Ramadan, awal Syawal, dan awal Zulhijah. Ini karena ini momen-momen biasanya ada perbedaan itu,” katanya, Senin (19/6/2023).
Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Iduladha 1444 H jatuh pada 29 Juni 2023, sedangkan Muhammadiyah juga telah menetapkan Iduladha yang akan dilaksanakan pada 28 Juni 2023.
BACA JUGA: Muslim di Malaysia Rayakan Iduladha 2023, Kamis 29 Juni Mendatang
Lebih lanjut, Wapres ke-13 RI ini mengatakan bahwa sudah dari lama ada perbedaan dalam penetapan hari besar baik awal Ramadan, Syawal, hingga Zulhijah.
Dia mengaku bahwa meskipun pemerintah sudah lama mengupayakan untuk membuat satu kriteria sehingga penetapan hari raya dapat seragam, tetapi hal tersebut belum bisa direalisasikan di lapangan.
Oleh karena itu, dia berharap sikap toleransi sudah dapat dibangun yaitu adanya sikap saling mengerti dan saling memahami adanya perbedaan. Apalagi, terkait dengan ketetapan Hari Raya tersebut.
“Memang tidak selalu berbeda tapi kita ada perbedaan, dimana perbedaan itu terjadi kalau tinggi hilang kurang dari dua derajat itu pasti beda, itu pasti beda, karena beda kriteria tapi kalau diatas dua derajat itu pasti sama. Oleh karena itu 10 tahun yang akan datang sudah bisa dilihat saat ini terjadi perbedaan, dan masyarakat sudah siap untuk berbeda dalam penetapan puasa, lebaran, Idulfitri, Iduladha."
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.