129 Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Kopaska
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. /Dok
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mendatangi Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (15/5/2023) untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
"Setelah bertemu, nanti ya," kata Hary Tanoe kepada wartawan di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
BACA JUGA: Sore Ini, Hary Tanoe Ketemu Prabowo
Hary Tanoe tiba sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengenakan batik biru.
"Nanti setelah bertemu, ya, saya akan kasih background," tambahnya.
Kedatangan tersebut merupakan kedua kalinya Hary Tanoe menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta. Sebelumnya, dia mendatangi Istana Kepresidenan pada 26 April 2023.
Pada pertemuan pertama, Hary Tanoe mengatakan pembicaraan dengan Jokowi tidak terkait politik dan hanya untuk silaturahim. Saat itu, dia pun mengakui bahwa pertemuan terjadi setelah dia meminta waktu untuk bertemu dengan Jokowi.
Hary Tanoe mengaku saat itu dia ingin bersilaturahim dengan Jokowi di Istana Kepresidenan, karena dia tidak bertemu dengan Jokowi saat Lebaran di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas mengerahkan Kopaska, BSG, dan KRI Canopus untuk mencari 129 korban Kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan efisiensi APBN bukan sekadar memangkas belanja, tetapi mengoptimalkan anggaran untuk manfaat maksimal.
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.
Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan BBM nasional aman sekitar 20 hari. Antrean di Makassar disebut terjadi karena perubahan pola konsumsi.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.