Advertisement
Gulung Sindikat Scamming Internasional yang Melibatkan WNI, Ini yang Dilakukan Polri
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Jumat (31/3/2023). (ANTARA - Laily Rahmawaty)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Terkait dengan kasus sindikat scamming internasional yang melibatkan WNI, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengirim tim ke Filipina.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nughrogo mengatakan bahwa tim akan berangkat pada hari ini, Selasa (9/5/2023). Tim yang diberangkatkan terdiri dari Bareskrim, Baintelkam dan Divhubinter Polri. Nantinya, tim yang diberangkatkan akan dijemput dan didampingi oleh Atpol Manila.
Advertisement
BACA JUGA: Awas! Ada Modus Penipuan Online Baru yang Diungkap OJK, Cek di Sini
Pemberangkatan ini dilakukan karena ada warga negara Indonesia(WNI) yang tersangkut kasus ini. "Tim pemeriksa dan repatriasi WNI bermasalah di Pampangga, Filipina akan diberangkatkan pada Selasa 9 Mei 2023," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (9/5/2023).
Sandi melanjutkan bahwa pihaknya melakukan koordinasi dengan Philipine National Police (PNP) terkait rencana melakukan pemeriksaan dan membawa tersangka WNI.
"Kemudian melakukan kunjungan ke Pampangga, lokasi safe house para WNI yang diamankan oleh Unit Cyber PNP untuk melakukan wawancara dan pemeriksaan," ucapnya.
BACA JUGA: Bank di Inggris Ini Ingatkan adanya Penipuan Lewat Medsos
Sandi mengungkap bahwa dalam kasus ini sudah ada dua WNI yang terbukti menjadi bagian dari sindikat scamming internasional ini.
Keduanya diketahui sebagai pemimpin dan rekrutmen jaringan trafficking in person. Lebih lanjut, Polri nantinya akan melakukan pendalaman atas dugaan keterlibatan WNI lainnya. "Selanjutnya membawa atau repatriasi WNI yang terlibat jaringan scamming ke Indonesia," ujar Sandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja, Rabu 11 Februari 2026
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Rabu 11 Februari 2026
- Banding Ditolak! Tribun Utara dan Selatan Maguwoharjo Ditutup 4 Laga
- KID DIY Dorong Akses Informasi Terbuka untuk Perkuat Mitigasi Bencana
- Sambut Ramadan, Pemkab Sleman Perkuat Peran Rois di Tingkat Akar
- Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja-Kutoarjo 11 Februari 2026
- Sutarto Kini Bisa Nikmati Listrik Program Sambung Listrik Gratis PLN
Advertisement
Advertisement




