Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Foto ilustrasi. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Klaten memastikan ruas jalan raya Solo-Jogja di wilayah Klaten sudah siap dilintasi arus mudik dan balik Lebaran 2023. Sebanyak 180 lubang di sepanjang jalan tersebut sudah ditambal.
BACA JUGA: Diteriaki Klitih, Geng Remaja Perang Sarung Dihajar Massa di Klaten
“Untuk kondisi jalan Jogja-Solo dari awal kami survei ada 180 titik jalan berlubang. Kemarin saya tegaskan ke pihak terkait dan kami cek kemarin sore sudah mulus semua setelah ditambal,” kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Sugiyanto, saat ditemui wartawan di Polres Klaten, Senin (17/4/2023).
Terkait antisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran, Kasatlantas menjelaskan ada 11 celah median jalan yang bakal ditutup. Celah-celah median jalan itu berpotensi menimbulkan kemacetan jika tetap dibuka selama Lebaran serta rawan kecelakaan.
Selain itu, ada beberapa celah median jalan yang ilegal. Kasatlantas menjelaskan saat ini kondisi arus lalu lintas di Klaten terutama di ruas jalan raya Jogja-Solo masih normal. Belum ada peningkatan arus lalu lintas.
“Kemungkinan baru terjadi peningkatan pada 19-20 April. Hari ini masih normal,” kata dia.
Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, juga memastikan kondisi jalan terutama di sepanjang ruas jalan raya Jogja-Solo yang sebelumnya berlubang sudah ditambal dan layak dilintasi. Dia juga menjelaskan ada 11 celah median jalan yang digunakan untuk penyeberangan serta u-turn atau berbalik arah.
“Dari total 31 u-turn di sepanjang jalan raya Solo-Jogja sepanjang 33 km, sementara kami tutup 11 u-turn untuk meminimalkan kecelakaan selama Operasi Ketupat Candi,” kata Kapolres.
Sebelumnya, apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 digelar di Polres Klaten, Senin (17/4/2023). Apel diikuti personel Polri, TNI, Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta berbagai unsur sukarelawan. Apel dipimpin Wabup Klaten, Yoga Hardaya.
Sedangkan operasi Ketupat Candi dimulai pada 18 April 2023 hingga 1 Mei 2023. Yoga menjelaskan untuk mendukung pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran, sebanyak 641 personel gabungan disiagakan.
Mereka berasal dari Polres Klaten, Brimob, Kodim, Dinkes, Satpol PP dan Damkar, Dishub, serta berbagai unsur sukarelawan. Sementara itu, ada lima pos yang disiapkan untuk pengamanan arus mudik dan balik. Kelima pos itu tersebar di Prambanan, Tegalyoso, Alun-alun Klaten, Jatinom, dan Delanggu.
Wabup pastikan seluruh personel dan pos siap mendukung kelancaran arus mudik dan balik. “Harapan saya pengamanan dan pelayanan bisa lebih baik dari Lebaran 2022 dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat terkait kenyamanan, keamanan, dan kelancaran,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
El Nino 2026 diprediksi terjadi Juli-Oktober. Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla.
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Bayi perempuan ditemukan di kebun jagung Klaten dalam kondisi memprihatinkan. Polisi menyelidiki dugaan pembuangan bayi, sementara korban dirawat intensif.
Bulog menarik Minyakita produksi PT KMR yang diduga berbau solar di tiga daerah Jateng dan memastikan seluruh produk diganti.
Kemenko PMK mengkaji isu 60.000 calon mahasiswa mundur dari SNBP dan menelusuri dugaan penyebab, termasuk faktor UKT serta kondisi ekonomi.