Concourse Bawah Tanah Bundaran HI Dibangun, Telan Rp200 Miliar
Extended concourse bawah tanah di Stasiun MRT Bundaran HI dibangun dengan biaya Rp200 miliar dan ditargetkan rampung Mei 2027.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Sabtu (11/3/2023). JIBI/Bisnis- Ni Luh Angela
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa dari transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun, hanya sebagian kecil yang menyangkut nama pegawai Kementerian Keuangan.
Sri Mulyani memperinci nilai tersebut berdasarkan sekitar 300 surat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sebanyak 65 surat berisi transaksi keuangan senilai Rp253 triliun dari perusahaan atau badan atau perseorangan yang tidak ada sangkut pautnya dengan Kemenkeu.
Sementara 99 surat senilai Rp74 triliun dari PPATK kepada aparat penegak hukum (APH), dan sisanya 135 surat yang menyangkut nama pegawai Kemenkeu. “Sedangkan 135 surat dari PPATK yang menyangkut nama pegawai Kemenkeu nilainya jauh lebih kecil sebab yang tadi kan Rp253 triliun dan Rp74 triliun,” kata dia saat konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Senin (20/3/2023).
Berdasarkan penghitungan, transaksi yang tidak menyangkut pegawai Kemenkeu tercatat dalam 164 laporan dengan nilai Rp327 triliun. Sementara sisa laporan berisikan nama-nama pegawai Kemenkeu dengan transaksi Rp22 triliun.
BACA JUGA: Jogja Jadi Tempat Pencucian Uang Pejabat
Sri Mulyani melanjutkan, surat yang masuk ke Kemenkeu, meskipun tidak berisi nama pegawai kementerian, dikarenakan transaksi dilakukan oleh perusahaan, badan, atau orang lain. “Namun, karena menyangkut tugas fungsi Kemenkeu, ekspor dan impor, maka dikirimkan oleh PPATK ke kami,” katanya.
Dia menyatakan bahwa dari kondisi tersebut artinya PPATK melihat adanya transkasi dalam perekonomian seperti perdagangan dan pergantian properti, yang ditengarai mencurigakan dan dikirimkan ke Kemenkeu agar dapat ditindakalanjuti sesuai tugas dan fungsi kementerian.
Pada kesempatan yang sama, Menkopolhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa data transaksi janggal Rp349 triliun yang diungkapkan PPATK bukanlah korupsi yang dilakukan oleh pegawai Kemenkeu, melainkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) secara keseluruhan. "Berkali-kali saya katakan, ini bukan laporan korupsi tetapi TPPU yang menyangkut pergerakan transaksi mencurigakan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Extended concourse bawah tanah di Stasiun MRT Bundaran HI dibangun dengan biaya Rp200 miliar dan ditargetkan rampung Mei 2027.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.