Advertisement
Menhub Budi Karya Perkirakan 50 Persen Warga Bakal Mudik Lebaran 2023
Uji coba ganjil genap di jalur mudik Lebaran 2022 di Tol Cikampek, Senin (25/4/2022). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @tmcpoldametro
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 123,8 juta orang bakal mudik saat Lebaran 2023, atau setara dengan 50 persen populasi Indonesia. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengatakan proyeksi tersebut berdasarkan hasil survei Litbang Kemenhub untuk periode Angkutan Lebaran 2023.
Budi Karya menuturkan dengan prediksi lonjakan pemudik yang diprediksi akan lebih tinggi dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, maka persiapannya harus dilakukan sejak dini.
Advertisement
"Persiapan dan koordinasi kami lakukan sejak dini dan inshaallah pelaksanaannya akan lebih baik dari tahun lalu," ujar Menhub dalam siaran pers, Sabtu (11/3/2023).
BACA JUGA : Benahi Jalur Mudik, Pemkab Gunungkidul Siapkan Dana Rp3 Miliar
Budi Karya melanjutkan, peningkatan perjalanan pada arus mudik diprediksi akan mulai meningkat sejak H-3 atau Rabu 19 April 2023. Sementara itu, Kemenhub memperkirakan puncak arus balik terjadi pada H+2 atau Selasa 25 April 2023. Pergerakan masyarakat juga diprediksi masih cukup tinggi hingga H+3 atau Rabu 26 April 2023.
DIa menjelaskan, penanganan arus mudik dan balik pada Lebaran 2023 akan sangat menantang. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal tahun.
“Selain itu, evaluasi dari penyelenggaraan mudik serta Natal dan tahun baru sebelumnya menjadi bekal penting sebagai pelajaran agar tahun ini bisa lebih baik lagi,” jelas Budi Karya dalam keterangan resminya, Selasa (7/3/2023).
Budi Karya memaparkan ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya potensi pergerakan masyarakat di masa mudik 2023. Penghapusan PPKM pasca pandemi Covid-19, perekonomian yang semakin membaik, peghapusan pembatasan atau larangan perjalanan, serta persepsi positif dari masyarakat pada penyelenggaraan angkutan lebaran 2022 dinilai menjadi beberapa faktor utama.
BACA JUGA : Dishub DIY Lakukan Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2023
Sementara itu, asal pergerakan masyarakat diprediksi didominasi dari Pulau Jawa, yaitu sebesar 62,5 persen atau 77,3 juta orang. Provinsi Jawa Timur akan menjadi daerah asal pemudik terbanyak dengan 21,2 juta orang atau 17,1 persen dari total pergerakan masyarakat.
Menyusul di belakangnya adalah Provinsi Jawa Tengah dengan 18,7 juta orang atau 15,1 persen, Jabodetabek dengan 18,3 juta orang (14,8 persen), Provinsi Jawa Barat sebanyak 14,9 juta orang (12,1 persen), dan Sumatera Utara sebanyak 4,4 juta orang (3,6 persen).
Sementara, daerah tujuan perjalanan masyarakat tertinggi adalah Jawa Tengah dengan 32,75 juta orang atau 26,45 persen. Kemudian, Jawa Timur dengan 24,6 juta orang (19,87 persen), disusul oleh Jawa Barat sebanyak 20,72 juta orang (16,73 persen), Jabodetabek sebanyak 8,07 juta orang (6,52 persen) dan Yogyakarta sebanyak 5,9 juta orang (4,78 persen).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
Advertisement
Bus Sekolah Si Bulan Dikerahkan Tutupi Armada Jalur 14 Trans Jogja
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Haaland Antar City Taklukkan Liverpool 2-1 di Anfield
- Bayern Muenchen Hajar Hoffenheim 5-1, Diaz Hattrick di Allianz Arena
- Apakah Pekerja Magang Berhak THR Lebaran 2026? Ini Aturannya
- Jogja Fashion Parade 2026 Jadi Panggung Puluhan Talenta Asmat Pro
- Jay Idzes Tak Berdaya, Sassuolo Dibantai Inter 0-5 di Serie A
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Real Madrid Bungkam Valencia 2-0 di Mestalla, Mbappe Kunci Kemenangan
Advertisement
Advertisement



