Advertisement

BMKG Cabut Peringatan Tsunami di Maluku, Masyarakat Bisa Beraktivitas Normal

Szalma Fatimarahma
Selasa, 10 Januari 2023 - 09:57 WIB
Sunartono
BMKG Cabut Peringatan Tsunami di Maluku, Masyarakat Bisa Beraktivitas Normal Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat untuk dapat beraktivitas normal setelah peringatan dini tsunami dicabut akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,5 di Maluku Barat Daya pada Selasa (10/1/2023). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @infobmkg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat untuk dapat beraktivitas normal setelah peringatan dini tsunami dicabut akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,5 di Maluku Tenggara Barat pada Selasa (10/1/2023). 

"Mengingat peringatan dini tsunami telah berakhir, masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk dapat beraktivitas kembali normal seperti biasa," terang Dwikorita dalam konferensi pers daring, Selasa (10/1/2023). 

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Maluku, Ada Peringatan Dini Tsunami

Dwikorita meminta agar masyarakat dapat menjauhi ataupun menghindari bangunan yang mengalami keratakan atau kerusakan pasca gempa yang mengguncang wilayah Maluku Tenggara Barat pada dini hari tadi. 

Selain itu, masyarakat diminta untuk kembali memeriksa dan memastikan bahwa bangunan yang ditinggalinya memiliki struktur yang cukup tahan gempa. 

"Pastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," terangnya. 

Lebih lanjut, Kepala BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mempercayai informasi yang dipublikasikan oleh BMKG melalui media sosial Instagram dan Twiter serta website resmi BMKG. 

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami usai adanya guncangan gempa berkekuatan M 7,9 di Maluku Tenggara Barat. Berdasarkan informasi yang disampaikan, BMKG menyebut setidaknya terdapat 14 wilayah yang berpotensi terdampak tsunami, antara lain Maluku Tengah, Kepulauan Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat Pulau Yamdena, Kota Ambon dengan status siaga. 

BACA JUGA : Terasa hingga ke DIY, Gempa Bumi Pacitan Berkekuatan Magnitudo 5,6 

Kemudian, wilayah Maluku Tenggara, Seram bagian Timur, Seram bagian Barat, Buru, Wakatobi, Kendari Pulau Watulumango, Kepulauan Kendari, dan Konawe bagian Selatan berstatus waspada. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 2 Februari 2023

Jogja
| Kamis, 02 Februari 2023, 04:57 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement