Advertisement
Banjir Kasemen Serang Capai 1,5 Meter, Warga Diminta Mengungsi
Warga naik perahu karet menuju lokasi pengungsian di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Jumat (2/1/2026). (ANTARA - Desi Purnama Sari)
Advertisement
Harianjogja.com, BANTEN— Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengimbau warga untuk segera mengungsi karena ketinggian air di permukiman dilaporkan mencapai hingga 1,5 meter.
Kepala BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin mengatakan banjir berdampak signifikan pada masyarakat, khususnya di wilayah Kroya Lama dan Banten Lama.
Advertisement
“Berdasarkan pendataan sementara, banjir berdampak pada 134 kepala keluarga atau sekitar 406 jiwa. Ketinggian air di permukiman bervariasi antara satu meter hingga 1,5 meter,” ujar Lutfi di Serang, Jumat.
Menurutnya, curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak siang hari dan diperkirakan masih berlanjut hingga malam. Kondisi tersebut diperparah oleh aliran sungai di Kasemen yang tidak optimal akibat keberadaan bangunan liar di sepanjang bantaran.
“Air sungai meluap karena aliran terhambat. Ini menjadi salah satu faktor yang mempercepat terjadinya genangan di kawasan permukiman,” katanya.
Untuk menangani dampak banjir, BPBD Banten telah mengerahkan tim gabungan ke lokasi terdampak dan menyiagakan tiga unit perahu karet guna mendukung proses evakuasi warga.
Lutfi mengungkapkan, sebagian warga telah memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, namun masih terdapat warga yang bertahan di rumah masing-masing.
“Bagi warga yang masih bertahan dan membutuhkan bantuan, kami siap melakukan evakuasi menggunakan perahu,” tegasnya.
BPBD Banten juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan mematikan aliran listrik, mengamankan dokumen serta barang berharga, dan segera mengungsi apabila kondisi air terus meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
Advertisement
Advertisement







