Advertisement
Korban Bom Bunuh Diri Bandung 9 Orang, Satu Polisi Meninggal Dunia
Aparat berjaga di depan Gereja Katedral Makassar, setelah terjadi ledakan diduga bom bunuh diri, Minggu (28/3/2021). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di kantor polisi sektor (Polsek) Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat memakan sembilan orang korban.
BACA JUGA: Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tewas di Tempat
Advertisement
Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadan mengatakan bahwa satu dari sembilan orang tersebut meninggal dunia.
“Update korban peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar dari anggota Polri satu orang meninggal dunia,” ujar Ramadan kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).
Selain itu, terdapat tiga orang luka berat dan empat lainnya luka ringan yang semuanya adalah anggota Polri. Kemudian, Ramadan juga mengatakan bahwa satu orang warga menjadi korban dalam ledakan ini.
“Dari masyarakat 1 orang luka ringan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung memaparkan kronologi awal peristiwa dugaan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung.
Menurutnya, peristiwa itu bermula ketika anggota Polsek Astana Anyar melakukan apel pagi. “Pukul 08.20 WIB, Polsek Astana Anyar sedang apel, satu orang laki-laki masuk ke polsek mengancungkan senjata tajam,” ujar Aswin kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).
Selanjutnya, Aswin mengatakan setelah pelaku mengacungkan senjata, kemudian menerobos barisan apel dan barulah terjadi ledakan bom tersebut.
“Dia menerobos barisan apel, anggota menghindar, dan terjadi ledakan, pelaku membawa bom. Diduga bom bunuh diri, pelaku meninggal dunia,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sri Purnomo Bantah Dana Hibah Pariwisata untuk Pilkada
- Guru Besar UII Dukung Aksi Mahasiswa Tagih Janji Reformasi Polri
- Cuaca DIY 26-28 Februari, BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat
- THR ASN Bantul Belum Cair, Pemkab Masih Tunggu Aturan Pusat
- Separator Ring Road Utara Dibongkar untuk Ramp Tol Jogja-Solo
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- PDM Boyolali Usul MBG Dikelola Sekolah, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement









