Advertisement

Tanpa Pawang Hujan, BMKG Sukses Kendalikan Cuaca saat KTT G20 Bali

Asahi Asry Larasati
Rabu, 16 November 2022 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Tanpa Pawang Hujan, BMKG Sukses Kendalikan Cuaca saat KTT G20 Bali Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjelang Gala Dinner Kepala Negara G20 di Bali, Indonesia, Selasa (15/11/2022). - JIBI/Bisnis.com/Ni Luh Angela

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Tanpa pawang hujan, cuaca bisa dikendalikan.

Tercatat, sedikitnya 28 sorti dengan total bahan semai sebanyak 29 ton NaCl atau garam telah ditabur di langit Bali oleh Pesawat Cassa 212 dan CN 295 dalam operasi TMC hingga 16 November 2022.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Penyemaian material TMC tersebut bertujuan untuk mengalihkan potensi awan hujan dari lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20 Bali.

TMC dikendalikan dari dua posko yang berlokasi di Lombok - Nusa Tenggara Barat dan Banyuwangi - Jawa Timur.

"TMC menjadi bagian dari skenario mitigasi cuaca yang dipersiapkan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem agar gelaran KTT G20 di Bali berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Rabu (16/11/2022).

Dia menjelaskan, BMKG memprakirakan potensi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Bali selama November 2022. Karenanya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta BMKG melaksanakan operasi TMC selama pelaksanaan KTT G20.

BACA JUGA: Pengorbanan di Balik G20: Warga Bali Wajib Simpan Sampah Berhari-hari & Dilarang Ini Itu

"Operasi TMC tersebut tidak serampangan namun disesuaikan dengan target di mana penyemaian inti kondensasi [garam] dilakukan ke awan-awan hujan yang telah terdeteksi. Penyemaian garam ini dilakukan agar proses kondensasi berlangsung lebih cepat dan hujan dapat segera turun sebelum awan-awan hujan tersebut mencapai lokasi KTT G20," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Dwikorita juga menugaskan personel untuk mengamati cuaca secara visual di seluruh venue G20 dan melaporkan hasil pengamatannya ke posko TMC untuk selanjutnya dijadikan dasar untuk perencanaan proses penyemaian, termasuk memasang Automatic Weather Station plus CCTV untuk memperkuat observasi cuaca selama pelaksanaan G20.

Operasi TMC telah digelar sejak 10 November 2022.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Stok Darah di PMI DIY Sabtu 3 Desember 2022

Jogja
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Rawat Ribuan Ikan di Sungai, Rumah Pria Ini Jadi Rujukan Wisata

Wisata
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement