Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Juli 2026, Cek Syarat dan Caranya
PLN memberikan diskon biaya tambah daya listrik 50% hingga 27 Juli 2026. Simak syarat, pelanggan yang berhak, dan cara mendapatkannya.
Presiden Rusia, Vladimir Putin
Harianjogja.com, SOLO - Rusia dikabarkan sudah rugi ratusan triliun sejak menginvasi Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Kerugian Rusia tersebut terjadi karena banyak peralatan mereka yang hancur porak-poranda di medan perang.
Meski demikian, pertanyaan yang muncul adalah apakah Vladimir Putin menyesal? Dilansir dari CGTN, jawabannya jelas: TIDAK.
Sejak awal, Putin yakin jika invasi adalah opsi terbaik. Sebab jika dirinya tidak melakukan invasi pada Februari 2022 lalu, maka keadaan Rusia akan semakin buruk.
“Jika kita tidak bertindak pada bulan Februari, maka semuanya akan sama tetapi bahkan lebih buruk bagi kita,” kata Putin.
Menurutnya, Barat sudah terlalu banyak ikut campur urusan Ukraina sejak jatuhnya Uni Soviet.
BACA JUGA: 87 Persen Obat Penawar Ganguan Ginjal Akut Ternyata Donasi dari Australia dan Jepang
Mereka juga melakukan hal yang sama kepada Rusia secara diam-diam. Oleh sebab itu, Kremlin harus melawan untuk menunjukkan siapa mereka sebenarnya.
Ya, Kremlin juga sempat mendapat hasutan tentang omong kosong sejarah. Namun Rusia tak seperti Ukraina, mereka tidak percaya dengan klaim Barat.
“Selama 10 tahun terakhir, setelah jatuhnya Uni Soviet, negara-negara Barat ikut campur dalam urusan Ukraina baik secara langsung maupun diam-diam. Mereka mencoba melakukan hal yang sama dengan Rusia."
"Sayangnya, di Ukraina, mereka berhasil menanamkan 'nilai semu' ke dalam benak jutaan orang, yang praktis mengarah pada penciptaan 'anti-Rusia' di negara itu," ia menambahkan.
Putin juga kembali mengingatkan dunia internasional tentang bagaimana Polandia mencoba mencaplok Ukraina. Menurut Putin, Polandia masih belum meninggalkan mimpi untuk mengambil alih sebagian Ukraina.
Bukan hanya itu yang bikin Vladimir Putin tak menyesal. RTNews pernah melaporkan jika Rusia justru cuan Rp2500 T sejak menginvasi Ukraina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PLN memberikan diskon biaya tambah daya listrik 50% hingga 27 Juli 2026. Simak syarat, pelanggan yang berhak, dan cara mendapatkannya.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen penggalangan dana IDA22 Bank Dunia. Simak profil dan perjalanan kariernya.
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
UGM mengajak Paskibraka DIY memahami Merah Putih sebagai simbol memori kolektif, pengorbanan, dan harga diri bangsa Indonesia.
Peneliti Indonesia dan Australia mengembangkan TBScreen.AI untuk membantu skrining tuberkulosis berbasis AI dengan analisis ronsen kurang dari 5 detik.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.