Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Johan Budi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR mencopot anggotanya Johan Budi dari posisi wakil ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR.
Johan mengatakan, dirinya kini digeser ke Badan Legislasi (Baleg) DPR. Dia mengklaim, penggeseran jabatannya bukan berkaitan dengan Dewan Kolonel.
"Seolah-olah ini ada kaitannya dengan Dewan Kolonel, saya kira enggak ada ya, kalau menurut saya enggak ada. Tapi gak tahu kalau menurut yang lain," ujar Johan kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/11/2022).
Dia berpendapat rotasi jabatan di alat kelengkapan DPR merupakan hal biasa. Oleh sebab itu, dia tak merasa ada alasan khusus pergeseran dirinya dari BURT ke Baleg.
Apalagi, lanjut Johan, Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto mengatakan dirinya diperlukan di Baleg.
"Saya kan akhir Februari kan di BURT, per-Oktober kemarin, tanggal 12, saya diminta ke Baleg," ungkapnya.
Sebelumnya, sejumlah loyalis Puan Maharani di DPR membentuk sebuah tim bernama Dewan Kolonel untuk menyukseskan langkah putri Megawati Soekarnoputri tersebut menjadi calon presiden (capres) usungan PDI Perjungan (PDIP) di Pilpres 2024.
BACA JUGA: Disnakertrans DIY Minta Pemotongan BSU Pegawai Waroeng SS Dicabut
Johan merupakan pencetus pembentukan Dewan Kolonel. Meski begitu, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan pihaknya telah menjatuhi hukuman berat ke anggota Dewan Kolonel termasuk Johan.
“Kami jatuhkan sanksi kepada teman-teman yang menamakan diri sebagai Dewan Kolonel, antara lain Pak Trimedya Panjaitan, kemudian Pak Johan Budi, Masinton, Pak Prof Hendrawan, dan beberapa yang memang ada," jelas Komarudin kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (24/10/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.