Advertisement

NasDem Buru-buru Deklarasi Anies, Fahri Hamzah Sebut Rakyat Jadi Terbelah

Surya Dua Artha Simanjuntak
Selasa, 11 Oktober 2022 - 21:27 WIB
Bhekti Suryani
NasDem Buru-buru Deklarasi Anies, Fahri Hamzah Sebut Rakyat Jadi Terbelah NasDem Buru-buru Deklarasi Anies, Fahri Hamzah: Rakyat Jadi Terbelah - ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai langkah Partai NasDem, yang terburu-buru mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024, hanya akan memecah-belah masyarakat.

Fahri menyayangkan langkah parpol yang seakan terkesan ingin berlomba mendeklarasikan capres, tanpa memikirkan dampaknya. Padahal, lanjutnya, pendaftaran capres dan cawapres untuk Pilpres 2024 masih setahun lagi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Saat ini akibat adanya deklarasi-deklarasi pencapresan, mengakibatkan terjadi pembelahan di awal. Politik identitas dan polarisasi di masyarakat mulai marak lagi," jelas Fahri dalam keterangan tertulis, Selasa (11/10/2022).

Dia menilai, seharusnya para parpol sibuk membicarakan masalah dan ancaman untuk Indonesia. Setelah kedua topik tersebut dibicarakan dengan matang, baru parpol memunculkan capres atau cawapresnya.

Dengan begitu, menurutnya, para capres yang diusung parpol tak akan minim ide dan gagasan. Tanpa ide dan gagasan, Fahri khawatir yang akan digunakan hanya politik identitas.

"Para pimpinan negara mungkin sebelum tidur lagi coba sedikit memikirkan akibat pilpres yang terlalu dini tanpa kejelasan ini. Setahun pertarungan kosong yang melelahkan. Pileg juga jadi kosong tidak relevan. Kasian rakyat terbelah sebelum waktunya dalam bahaya," ujar wakil ketua DPR periode 2014-2019 tersebut.

BACA JUGA: Susahnya Buruh Murah Punya Rumah di Jogja

Selain NasDem, beberapa parpol lain juga telah mendeklarasikan capres untuk Pilpres 2024. Pada Agustus lalu, Gerindra telah mendeklarasikan ketua umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres tunggal. Golkar juga sudah sepakat memajukan ketua umumnya, Airlangga Hartarto sebagai capres.  Selain itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo-Yenny Wahid sebagai capres-cawapresnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Kejar Realisasi Penyerapan DAK Nonfisik, BKKBN DIY Lakukan Monev ke Kabupaten Sleman

Jogja
| Kamis, 08 Desember 2022, 09:57 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement