Advertisement

IDI Ingatkan Pemerintah Tak Buru-Buru Nyatakan Pandemi Berakhir

Szalma Fatimarahma
Selasa, 27 September 2022 - 01:27 WIB
Bhekti Suryani
IDI Ingatkan Pemerintah Tak Buru-Buru Nyatakan Pandemi Berakhir Warga berjalan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pinisi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (19/7/2022). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mangatakan bahwa untuk standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), tingkat transmisi atau penularan Covid-19 di Jakarta sudah mencapai level 3 sementara transmisi secara keseluruhan untuk Indonesia masih di level 1. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau pemerintah untuk tidak terburu-buru dalam menyatakan kemenangan atas pandemi Covid-19.

Ketua PB IDI Adib Khumaidi menyarankan agar pemerintah dapat memfokuskan diri untuk memenuhi sejumlah syarat yang telah ditetapkan World Health Organization (WHO) sebelum akhirnya suatu negara dapat terbebas dari status pandemi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Sekali lagi, kita masih melihat bahwa ada indikator-indikator yang menjadi dasar kita bebas dari pandemi. Saya kira pemerintah seharusnya mengedepankan indikator tadi,” terang Adib ketika ditemui di Gedung Dr. Soeharto PB IDI, Senin (26/9/2022).

Menurut Adib, capaian vaksinasi ketiga atau booster di Indonesia yang masih berada di bawah angka 30 persen nyatanya masih menjadi  persen itu hingga saat ini masih menjadi tugas utama bagi pemerintah. Karenanya, Adib merekomendasikan pemerintah untuk kembali memperbanyak serta memperluas penyediaan gerai vaksinasi di berbagai wilayah.

BACA JUGA: Pengajuan Pembatalan Izin 4 Hotel di Jogja Mandek

Adapun sebelum berhasil keluar dari fase pandemi, negara harus terlebih dahulu memenuhi sejumlah syarat yang telah ditetapkan oleh WHO, syarat tersebut meliputi tingkat penularan Covid-19 yang berada di bawah 1 persen, positivity rate di bawah 5 persen.

Kemudian, tingkat perawatan kasus Covid-19 di rumah sakit berada di bawah 5 persen, angka kematian di bawah 3 persen, capaian vaksinasi dua dosis minimal 70 persen dari total penduduk, serta keberhasilan seluruh wilayah untuk berada pada level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ada 29 Kasus Gantung Diri Tahun Ini, Ini Saran untuk Pemkab Gunungkidul

Gunungkidul
| Minggu, 04 Desember 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement