Advertisement

Pinguin Bisa Berjalan Normal Setelah Mendapat Sepatu Bot

Sirojul Khafid
Kamis, 01 September 2022 - 10:17 WIB
Sirojul Khafid
Pinguin Bisa Berjalan Normal Setelah Mendapat Sepatu Bot Lucas saat berada di kebun binatang San Diego. - UPI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Seekor penguin di San Diego, California bisa berjalan lebih baik setelah dipasangkan sepatu bot. Lucas, nama pinguin tersebut, sebelumnya mendapat luka infeksi di kakinya. Hal ini membuat pinguin berusia empat tahun ini tidak bisa berjalan dengan baik.

Tim medis di Kebun Binatang San Diego telah mencoba terapi dan akupunktur untuk mencoba meredakan rasa sakit Lucas. Sayangnya upaya ini sebagian besar tidak berhasil. Cara berjalan Lucas semakin memburuk. Ada kekhawatiran apabila hal ini terus berlanjut, akan berdampak pada kematian.

Kebun binatang menghubungi Thera-Paw sebagai upaya terakhir untuk membantu teman mereka yang berjalan tertatih-tatih.

"Sepatu bot itu memiliki bantalan dan Velcro di tempatnya, sehingga akan membantu Lucas untuk berpartisipasi penuh dalam koloni dan menunjukkan perilaku yang lebih khas untuk seekor penguin —seperti memanjat batu, berenang, bersarang, dan menemukan pasangan yang cocok," kata dokter hewan senior Kebun Binatang San Diego, Dr. Beth Bickense, dilansir dari UPI.

Sepatu bot itu dibuat dengan meminta Lucas berjalan melintasi pasir. Kemudian petugas membuat cetakan yang memungkinkan Lucas berdiri tegak di atas pergelangan kakinya.

BACA JUGA: Geng di India Membuat Kantor Polisi Palsu, Tipu Ratusan Orang

Petugas kebun binatang mengamati bahwa, setelah Lucas dipasangi sepatu bot, postur dan gaya berjalannya membaik. Hal ini memungkinkan dia untuk menjaga keseimbangannya dengan lebih baik dan bergerak di sekitar habitatnya dengan lebih mudah.

"Ini adalah kesempatan yang luar biasa, dan kami merasa terhormat diminta untuk membantu tim di Kebun Binatang San Diego," kata Ilaria Borghese, pendiri dan presiden Thera-Paw. "Selama bertahun-tahun, kami telah menangani kasus-kasus yang menantang seperti kasus Lucas, dan masing-masing adalah khusus dan mudah diingat. Satu hal yang tidak pernah terlupa adalah melihat kehidupan hewan meningkat secara dramatis setelah menggunakan salah satu alat bantu kami. Ini menginspirasi dan mendorong kami setiap hari."

Penguin Afrika terdaftar sebagai terancam punah dalam daftar spesies terancam IUCN. Kebun Binatang San Diego mencatat, meskipun pernah ada sekitar satu juta pasangan penguin Afrika yang berkembang biak, jumlah itu telah menurun hari ini menjadi hanya 18.000 ekor saja.

Total populasi spesies dilaporkan telah menurun sebesar 23 persen dalam dua tahun terakhir. Hal ini terutama karena hilangnya habitat, polusi laut, perubahan iklim, dan kekurangan makanan.

Advertisement

BACA JUGA: Geng Monyet Menyerang Kota Yamaguchi, Jepang

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Ada 3 Titik Banjir saat Hujan Deras di Jogja Sore Ini, Motor Ojol Hanyut

Jogja
| Minggu, 02 Oktober 2022, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement