Gagal Menang Lawan Verona, Inter Milan Tetap Juara Liga Italia
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Hasto Kristiyanto menegaskan hanya Merah Putih yang diakui di NKRI dan meminta bencana di Aceh tidak dipolitisasi. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), satu-satunya bendera yang diakui secara sah adalah Merah Putih.
Penegasan tersebut disampaikan Hasto merespons insiden pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang terjadi di Aceh baru-baru ini. Ia mengingatkan agar peristiwa itu tidak ditarik ke ranah politik kekuasaan.
Menurut Hasto, kejadian tersebut justru harus dilihat sebagai sinyal kuat adanya harapan masyarakat terhadap percepatan penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan dari negara.
“Terkait dengan pengibaran bendera GAM di Aceh, saya tegaskan bahwa bendera di Republik Indonesia itu hanya satu, yaitu Merah Putih,” kata Hasto di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Namun demikian, Hasto menekankan bahwa dalam situasi bencana saat ini, seluruh pihak sebaiknya memaknai peristiwa tersebut sebagai ekspresi harapan masyarakat agar negara hadir lebih cepat dalam penanganan bencana.
“Dalam situasi seperti ini, kita harus melihat adanya harapan-harapan dari masyarakat kepada seluruh bangsa Indonesia, termasuk pemerintah, terkait penanganan bencana yang cepat,” ujarnya.
Hasto menyampaikan pernyataan itu saat menjawab pertanyaan wartawan usai pelepasan bantuan ambulans dan tenaga medis PDI Perjuangan untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Ia mengimbau agar bencana alam tidak dijadikan bahan politisasi oleh pihak-pihak tertentu, melainkan dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan nasional.
“Bencana ini seharusnya menyatukan kita secara kemanusiaan. Jangan masukkan aspek-aspek politik kekuasaan berkaitan dengan bencana ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, PDI Perjuangan mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret di lapangan. Menurut Hasto, prioritas utama saat ini adalah percepatan rehabilitasi fasilitas sosial yang vital serta pembangunan kembali perumahan rakyat yang rusak akibat bencana.
“Yang diperlukan sekarang adalah kesigapan pemerintah untuk secepatnya turun tangan melakukan rehabilitasi fasilitas sosial dan membangun kembali rumah rakyat agar muncul harapan baru,” katanya.
Wilayah yang menjadi perhatian utama meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak cukup parah oleh rangkaian bencana alam.
Menutup pernyataannya, Hasto menegaskan komitmen PDI Perjuangan melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) untuk terus terlibat aktif dalam upaya pemulihan pascabencana.
Ia menekankan bahwa penderitaan masyarakat di wilayah terdampak merupakan duka bersama seluruh bangsa Indonesia.
“Luka di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat adalah luka bagi seluruh anak bangsa. PDI Perjuangan menyatukan diri dalam upaya pemulihan bencana beserta seluruh dampaknya,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.
Alex Marquez mengalami patah tulang selangka dan retak leher usai kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2026.