Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran/Net
Pola komunikasi yang dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tidak hanya bertujuan menaikkan citra semata. Tetapi, juga menjadi cara untuk menghadirkan solusi yang diharapkan masyarakat.
Begitu dikatakan pengamat sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati, setelah melakukan riset terhadap program komunikasi yang dilakukan oleh sejumlah instansi, termasuk Polda Metro Jaya.
“Yang menarik adalah, program yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya bukan semata program komunikasi yang bertujuan untuk mengangkat reputasi atau membentuk citra semata, namun program komunikasi yang dilakukan berbasis solusi nyata untuk masyarakat,” kata Devie kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/8).
Misalnya, Devie mencontohkan, program patroli perintis presisi Polda Metro Jaya. Menurutnya, program tersebut bertujuan untuk mencegah perilaku-perilaku atau tindakan kejahatan yang ada di tengah masyarakat.
“Hal ini dilakukan berbasis kebutuhan nyata masyarakat menginginkan rasa aman dan nyaman dalam kesehariannya,” ujarnya.
Dia mengakui, kepiawaian Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk mengintegrasikan praktik patroli yang dilakukan secara sporadis oleh jajaran di kewilayahan menjadi satu kesatuan dan dibekali dengan sejumlah materi terkait HAM, perspektif komunikasi, psikologi massa dan sebagainya.
“Bukan hanya materi teknis tentang kepolisian. Dengan tujuan memastikan bahwa potensi-potensi yang ada di lapangan bisa dicegah sedini mungkin. Misalnya ada kerumunan yang berpotensi tawuran dan balap liar atau tindakan yang bisa berujung timbulnya kriminalitas dapat dicegah lebih awal dengan kehadiran tim patroli presisi,” bebernya.
Lanjutnya, dari hasil riset, selain patroli perintis presisi, Kapolda Metro juga membuat memperkuat dengan menghadirkan program “Ada Polisi” yang mengedepankan komunikasi langsung kepada masyarakat melalui personel Binmas, tujuannya untuk mengeliminir potensi kejahatan di tengah masyarakat.
“Hasil studi menunjukan ada penurunan, misalnya dalam konteks tawuran semenjak ada patroli presisi dan “Ada Polisi” berjalan,” ungkap Devie.
Dari semua program yang dibuat itulah, kata Devie lagi, yang dikomunikasikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada publik menggunakan kemampuan digital melalui sosial media yang dianggap optimal.
“Yang menarik adalah, pola komunikasi melalui akun @kapoldametrojaya apa yang disampaikan dalam komunikasinya tersebut selalu berbasis gerakan yang memang bertujuan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” pungkas Devie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat