Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Peserta mengikuti lomba panjat pinang kolosal dalam rangka HUT ke-72 Kemerdekaan RI, di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta, Kamis (17/8)./Reuters-Beawiharta
Harianjogja.com, JAKARTA – Panjat pinang adalah salah satu cabang perlombaan yang ramai dimainkan saat perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun siapa sangka, bahwa permainan ini ternyata lahir dari warisan Belanda.
Seperti namanya, panjat pinang merupakan lomba memanjat sebilah batang pohon pinang. Diatasnya diikat berbagai hadiah yang menyilaukan mata.
Permainan ini semakin dipandang seru lantaran sebelum dipanjat oleh peserta, bilah pohon akan dilumuri dengan cairan pelican seperti oli. Sehingga menimbulkan gelak tawa lantaran peserta harus jatuh berkali-kali karena licinnya bilah pohon.
BACA JUGA: Berduka karena Lahan Bakal Ditambang, Warga Wadas Kibarkan Bendera Setengah Tiang di HUT RI
Namun, siapa sangka bahwa panjat pinang ternyata lahir dari warisan Belanda. Eksistensi panjat pinang sudah populer sejak puluhan tahun lalu, yang dulunya dijadikan sebagai hiburan di berbagai pesta dan acara orang Belanda dan Belanda totok.
Dahulu, hadiah yang diperlombakan adalah bahan konsumsi seperti keju, gula, serta pakaian seperti kemeja, yang pada saat itu dipandang sebagai barang mewah oleh para pribumi. Nantinya para pribumi akan berlomba-lomba memanjat pohon pinang tersebut untuk meraup hadiah-hadiah yang digantung.
Sementara para pribumi berlomba-lomba dan terjatuh-jatuh, hal tersebutlah yang dijadikan tontonan sekaligus hiburan bagi para meneer dan mevrouw Belanda.
Sementara itu, panjat pinang juga populer di berbagai daerah Asia lainnya, seperti di Fujian, Guangdong dan Taiwan yang berkaitan dengan Festival Hantu.
Namun pada masa kepemimpinan Dinasti Qing, panjat pinang pernah dilarang oleh pemerintah lantaran sering memakan korban jiwa. Barulah pada saat Taiwan berada di kekuasaan Jepang, lomba panjat pinang kembali lahir.
Kekompakkan para peserta sangat dibutuhkan dalam permainan panjat pinang. Lantaran tiap anggota tim harus bergotong royong saling bahu membahu agar mereka sukses mencapai puncak dan meraup hadiah.
Adapun, berikut beberapa aturan yang perlu diperhatikan:
1. Panjat pinang adalah salah satu cabang perlombaan beregu, karenanya dibutuhkan setidaknya 4 hingga 11 orang dalam 1 tim.
2. Peserta tidak diperkenankan mengenakan baju dan diharuskan untuk bertelanjang dada
3. Peserta hanya diperbolehkan mengenakan celana pendek, dan tidak mengenakan sabuk, untuk menghindari hal yang tak diinginkan
4. Tidak mengenakan alas kaki saat perlombaan berlangsung
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
Dosen UGM Cahyaningrum Dewojati mengaku KTP-nya dipinjam untuk formalitas yayasan Little Aresha, tetapi namanya masuk struktur kepengurusan.
15 universitas terbaik di Jawa Tengah versi Webometrics September 2026. Undip menjadi kampus dengan peringkat tertinggi di Jawa Tengah.
Basarnas belum menemukan tanda lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian terkendala area rawan dan asap tebal.