Advertisement
Konstruksi Tol Jogja-Bawen Dikebut, Alat Berat Diminta Ditambah
Mobil melintasi ruas jalan tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/7). - ANTARA/Aditya Pradana Putra
Advertisement
Harianjogja.com JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta capaian pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 1 Junction Sleman–Simpang Susun (SS) Banyurejo ditingkatkan.
Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan pembangunan jalan tol tersebut telah menunjukkan kemajuan. Dia meminta kepada tim yang bekerja di lapangan untuk terus meningkatkan capaian kinerja pelaksanaan konstruksinya.
Advertisement
"Saya meminta alat berat yang digunakan juga perlu ditambah supaya makin mudah dalam meningkatkan capaian kinerja selama pelaksanaan konstruksi," kata Danang dalam keterangan resmi, Sabtu (6/8/2022).
Danang menjelaskan terkait dengan pembebasan lahan, saat ini juga berjalan kondusif. Namun terdapat beberapa persoalan teknis dan administrasi pertanahan yang dihadapi harus segera dicari jalan keluarnya.
Selain itu, Danang menegaskan bahwa tantangan pembangunan pada ruas Tol Jogja–Bawen ini adalah terkait implementasi teknologi terowongan dan harus turut memperhatikan aspek lingkungan.
"Selama pelaksanaan konstruksi juga harus menjaga keindahan bentang alam yang ada disana, dan terus mendorong terbangunnya Jalan Tol yang berkualitas untuk dapat digunakan oleh masyarakat," jelasnya.
BACA JUGA: Resmi Tersangka, Roy Suryo Dijerat Pasal Berlapis
Jalan Tol Jogja – Bawen dibangun dengan total panjang 75,82 kilometer (Km) yang terbagi menjadi sepanjang 67,05 km terletak di Provinsi Jawa Tengah dan sepanjang 8,77 km di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Adapun, Jalan Tol Jogja – Bawen terdiri atas 6 Seksi yaitu Seksi 1 JC Sleman – SS Banyurejo sepanjang 8,25 km, Seksi 2 SS Banyurejo – SS Borobudur sepanjang 15,26 km ditargetkan selesai konstruksi 2024 mendatang.
Sementara itu, Seksi 3 SS Borobudur – SS Magelang sepanjang 8,08 km ditargetkan selesai konstruksi 2025, Seksi 4 SS Magelang – SS Temanggung sepanjang 16,26 km ditargetkan selesai konstruksi 2025.
Seksi 5 SS Temanggung – SS Ambarawa sepanjang 22,56 km ditargetkan selesai konstruksi 2025, Seksi 6 SS Ambarawa – JC Bawen sepanjang 5,21 km ditargetkan selesai konstruksi 2024.
Jalan Tol Jogja–Bawen merupakan Segitiga Emas Joglosemar dan mendukung Kawasan pariwisata di Yogyakarta khususnya Candi Borobudur yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Super Prioritas dan candi lainnya seperti Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.
Jalan tol ini nantinya akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah, mendukung pengembangan wilayah yang ada disekitarnha. Selain itu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memangkas waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya 3 jam menjadi 1,5 jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Papua
- Satgas Ungkap 20 KKB Serang Pesawat Smart Air di Papua, Dua Kru Tewas
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, Minggu 15 Feb
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Inflasi DIY Terkendali, Sultan Jogja Paparkan Langkah Stabilitas Harga
- Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Beroperasi Sabtu 14 Februari 2026
- Aritmia Fatal Picu Kematian Jantung Mendadak
- BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Beragam Intensitas di Kota Besar
- Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Februari 2026, Akses Cepat ke YIA
- AKBP Didik Tersangka Narkoba, Koper Disita di Tangerang
- Eks Dirut PT DSI Ditahan, Kasus TPPU Rp2,4 Triliun
Advertisement
Advertisement







