Gencatan Senjata 4 Hari Hamas-Israel Dimulai Hari Ini, Berikut Hasil Kesepakatannya
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Sejumlah murid mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di SDN 01 Pondok Labu, Jakarta, Senin (3/1/2021). /JIBI-Bisnis-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melepas 14.504 mahasiswa dari 559 perguruan tinggi untuk program Kampus Mengajar Angkatan 4.
Belasan ribu mahasiswa itu akan mengajar di 2.876 sekolah, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 35 provinsi. Mereka akan bertugas sebagai mitra guru dalam membantu proses belajar mengajar serta membentuk strategi pembelajaran yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah sasaran.
Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam mengatakan, bahwa peran mahasiswa sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah khususnya di daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) agar kualitas pendidikannya meningkat.
“Kami (pemerintah) dorong mahasiswa untuk keluar dari pembelajaran di kelas yang nyaman menuju sekolah-sekolah yang memang sangat membutuhkan intervensi dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Nizam saat melepas 14 ribu mahasiswa dikutip dari keterangan tertulis Jumat (29/7/2022).
Nizam mengungkapkan, keikutsertaan mahasiswa di program Kampus Mengajar menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memenuhi salah satu Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.
“Harapannya, bertugas secara riil di lingkungan sekolah bisa menumbuhkan dan melatih kompetensi mahasiswa yang nantinya akan menjadi kunci penting dalam memasuki karier masing-masing setelah lulus dari perguruan tinggi,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati. Menurutnya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten merupakan kunci penting bagi pembangunan Indonesia ke arah yang lebih baik.
global yang kian ketat, lanjut Kiki, menuntut pemerintah untuk bisa menyiapkan berbagai wadah yang diperlukan untuk mengasah kesiapan para pemuda, khususnya mahasiswa.
“Program ini hadir untuk mencapai visi global pemerintah dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan kompetensi abad 21. Nantinya, mahasiswa diharapkan mendapatkan peningkatan soft skills dan bisa menciptakan solusi dari hasil pembelajaran yang didapatkan selama mengikuti Kampus Mengajar,” tutur Kiki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Bisnis.com
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.