Advertisement
Kasus PMK Menurun, Pasar Hewan di Karanganyar Belum Dibuka
Aktivitas jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Terpadu, Kapanewon Pengasih, Selasa (14/7/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar belum berencana membuka kembali pasar hewan, meskipun angka kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak mengalami penambahan.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan pada Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Hari Sulistyo, mengatakan angka kasus PMK saat ini stagnan. “Mandek, tidak ada penambahan kasus,” ujarnya, Jumat (29/7/2022).
Advertisement
Sebelumnya diketahui total kasus PMK di Bumi Intanpari ini mencapai 400 ekor dari total populasi sapi sekitar 71.000 ekor.
Pembukaan lagi pasar hewan dikhawatirkan akan menimbulkan lagi penambahan kasus PMK yang mungkin tidak akan terkendali.
“Pasar hewan belum kami buka. Nanti kalau dibuka malah mubal [tidak karuan] kasusnya karena ternak dari daerah lain keluar-masuk Karanganyar dan bisa menular ke mana-mana,” imbuhnya.
Hari belum bisa memastikan sampai kapan penutupan pasar hewan terus dilakukan. Setidaknya sampai kasus PMK benar-benar turun drastis.
Sebagai langkah antisipasi meluasnya kasus, Dispertan PP terus menggencarkan vaksinasi PMK untuk sapi-sapi yang sehat. Rencananya, pekan depan Dispertan PP akan kembali mendapat 3.000 dosis.
“Sasarannya nanti ya semuanya. Yang penting sapi sehat. Memang ada peternak yang menolak, karena sapinya bunting sehingga takut,” imbuh Hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Karanganyar akhirnya menutup semua pasar hewan di Bumi Intanpari mulai Kamis 16 Juni 2022. Penutupan pasar hewan ini dilakukan setelah kasus PMK di Karanganyar diyakini sudah banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
Advertisement
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Prabowo
- PDIP DIY Matangkan Pola Kaderisasi Lewat Workshop Ideologi
- Jenderal Purnawirawan TNI-Polri Dukung Tedjowulan Kelola Keraton Solo
- Polisi Selidiki Kasus Pelajar Disiram Air Keras di Cempaka Putih
- Status PBI Dinonaktifkan, Pasien Cuci Darah Kehilangan Akses Layanan
- Survei Indikator: 72,8 Persen Responden Puas Program MBG
- Menbud Tetapkan 5 Desa Penerima Apresiasi Desa Budaya 2025
Advertisement
Advertisement




