Advertisement

Kenalkan Industri Kreatif, Pemalang Gelar Pekan Raya

Jumali
Selasa, 12 Juli 2022 - 16:37 WIB
Jumali
Kenalkan Industri Kreatif, Pemalang Gelar Pekan Raya Ilustrasi - Dok

Advertisement

Harianjogja.com, PEMALANG — Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Pekan Raya Pemalang (PKP) untuk memopulerkan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pelaku industri kreatif kepada masyarakat.

PRP, yang diikuti oleh 96 peserta tersebut, diselenggarakan selama 10 hari, mulai 8 hingga 17 Juli 2022, pukul 16.00-22.00 WIB.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, berharap, selain mengangkat nama UMKM dan industri kreatif, PRP diharapkan dapat membantu pemasaran dan peningkatan omzet sekaligus perekonomian warga setempat. Dengan begitu, salah satu visi pemkab dapat tercapai, yakni untuk kemakmuran masyarakat Kabupaten Pemalang.

Bupati pun mengimbau para peserta dan pengunjung untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Minimal memakai masker untuk meminimalisasi dan melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya dikutip dari Jatengprov, Selasa (12/7/2022).

Sementara, Ketua Penyelenggara PRP, Rasdiyanti, mengatakan, kegiatan tersebut turut mendukung meningkatkan pembangunan ekonomi, terutama pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, PRP bukan hanya pasar malam biasa, tetapi lebih pada menjadi ajang pameran yang menyediakan barang-barang bermutu tinggi.

“Sesungguhnya perhelatan ini merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Tidak hanya oleh warga Kabupaten Pemalang, tetapi juga berbagai kalangan baik di dalam maupun di luar Pemalang,” ujar Rasdiyanti.

Rasdiyanti menjelaskan, selain sebagai ajang promosi produk, PRP juga penting dari segi sosial budaya.

“Pekan Raya Pemalang diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan budaya Pemalang kepada pengunjung dan dapat pula dimanfaatkan untuk memperkenalkan industri pariwisata dan potensi daerah kepada dunia luar,” bebernya.

Melalui PRP, dunia industri di Pemalang diharapkan dapat termotivasi untuk menghadirkan produk-produk yang kreatif yang berujung pada peningkatan ekonomi kreatif masyarakat.

“Ekonomi kreatif dapat menjawab tantangan permasalahan jangka pendek dan menengah yang sedang dihadapi sekarang ini, seperti upaya untuk meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, menyerap pengangguran, mengatasi angka kemiskinan, dan memacu meningkatkan daya saing Industri Indonesia,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

LBH Jogja Ungkap Serangkaian Ketidakadilan Ekonomi Warga Sepanjang 2022

Jogja
| Rabu, 08 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement