Advertisement

Begini Kronologi Polisi Tembak Polisi yang Hilangkan Satu Nyawa

Lukman Nur Hakim
Senin, 11 Juli 2022 - 20:37 WIB
Budi Cahyana
Begini Kronologi Polisi Tembak Polisi yang Hilangkan Satu Nyawa Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan pers kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Dua polisi saling tembak di Duren Tiga, Jakarta Selatan sehingga seorang polisi bernama Brigadir J kehilangan nyawa karena tertembus timah panas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan memaparkan polisi yang tewas adalah anggota Bareskrim yang sedang diperbantukan di Propam Polri.

“Tapi sepintas bahwa kasus itu ya juga akan didalami sebab mengapa Brigadir J memasuki rumah tentunya Bharada E yang melakukan (penembakan) karena melakukan mepembelaan terhadap serangan yang dilakukan Brigadir J,” tutur Ahmad Ramadan, Senin (11/7/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Ramadan juga mengatakan bahwa penembakan yang dilakukan ini berada di dalam ruangan dan bukan di pekarangan rumah.

Untuk saat ini atas nama Bharada E sudah diamankan dan belum diketahui ditahan atau tidak. “Diamankan, dan tentu sesuai dengan prosedur bila unsur dan buktinya cukup akan diproses lebih lanjut,” ucap Ramadan.

Ramdhan menuturkan bahwa aksi saling tembak terjadi Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden  tersebut bermula dari Bharada E yang menanyakan ihwal kedatangan Brigadir J.

Namun, menurut versi polisi, Brigadir J langsung menembakkan senjata ke arah Bharada E. Bharada E kemudian merespons dengan meletupkan tembakan balasan yang berujung tewasnya Brigadir J.

“Ini kan masih didalami, motif dari melakukan penembakan itu tadi sudah saya katakan tadi bahwa brigadir J melakukan penembakan yang bersangkutan ketika dia menanyakan mengapa dia disitu,” pungkasnya.

Untuk saat ini, Ramadhan mengatakan bahwa kasus ini sedang dilakukan pendalam dan ditelusuri oleh Polres Jakarta Selatan.

Advertisement

“Sekarang kasus ini masih didalami oleh propam mabes dan penyidikannya sesuai locus delicti ditangani di Polres Jaksel,” tuturnya.

Diketahui, Brigadir J meninggal dengan empat luka tembakan yang mengarah ke tubuhnya. Namun sampai saat ini, Ahmad Ramadan masih belum memastikan berapa tembakan yang mengarah ke tubuh Brigadir J.

“Saya belum bisa memastikan berapa tenbakan yang jelas dilakukan penembakan benar nanti berapa jumlahnya nanti kita tanyakan kembali yang jelas Brigadir J meninggal dunia benar,” tutupnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Motor Dicuri karena Kunci Ditinggal, Warga Kulonprogo Berusaha Kejar Maling tapi Gagal

Kulonprogo
| Minggu, 25 September 2022, 06:07 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement