Advertisement
Jateng Surplus Hewan Kurban
Panitia penyembelihan hewan kurban di Musala Nurul Huda Banguntapan pada Selasa (20/7/2021) mengenakan apron, masker hingga sarung tangan lateks untuk mendukung proses selama penyembelihan. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Agus Wariyanto mengklaim jika wilayahnya mengalami surplus hewan kurban sebanyak 26.620 ekor pada Iduladha tahun ini.
"Data kami, provinsi ini surplus 26.620 ekor, dari potensi hewan kurban di Jawa Tengah mencapai 399.302 ekor, sedangkan kebutuhan kurban 372.682 ekor," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (23/6/2022).
Advertisement
Oleh karena itu, warga Jateng diimbau tidak khawatir terkait persediaan hewan kurban.
"Untuk jumlah hewan kurban cukup. Sesuai data kami surplus sekitar 26 ribu sekian, dari kebutuhan sekitar 370 ribu sekian (sediaan) ada sekitar 400 ribu," ujarnya.
Terkait dengan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Disnak Keswan Jateng terus berupaya menyehatkan kembali ternak yang terindikasi PMK.
Ia mengungkapkan, tercatat pada Rabu (22/6/2022) ternak yang terduga mengalami gejala PMK sejumlah 23.487 ekor, sebanyak 300 ekor diantaranya dinyatakan positif PMK setelah melalui uji medis.
Dari jumlah ternak terduga PMK, sebanyak 20.254 ekor mendapatkan pengobatan dan melalui prosedur itu 4.949 ekor dinyatakan membaik, sisa kasus 18.163 ekor, dipotong 259 ekor, dan mati 116 ekor.
Berdasarkan Fatwa MUI, lanjut dia, ada dua jenis sapi yang terkena PMK yakni tergolong berat dan ringan.
"Kalau yang ringan masih bisa dijadikan hewan kurban dan sah. Nah kalau yang berat sampai lempoh (lumpuh), kukunya copot itu tidak bisa," katanya.
Mengenai adanya penutupan sejumlah pasar hewan di daerah-daerah guna mengantisipasi penyebaran wabah PMK, Agus menyebut hal itu menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
Kendati demikian, ia menggarisbawahi, penutupan pasar hewan menjadi upaya mencegah penyebaran transmisi PMK, tapi hal itu harus diikuti dengan penjagaan lalu lintas hewan ternak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Zakat ASN Sleman Rp13,2 Miliar, Dukung Program Masjid Ramah Pemudik
- Arus Mudik Tol Jogja-Solo Diprediksi Memuncak 18 Maret 2026
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
- Hipertensi Dominasi Temuan Cek Kesehatan Gratis di Kulonprogo
- KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Terkait Kasus Kuota Haji
- Hukuman Mati Kini Jadi Pidana Khusus di Indonesia
- Polisi Bongkar Peredaran Pil Sapi di Sewon Bantul, Ribuan Butir Disita
Advertisement
Advertisement









