Advertisement

Mau Minyak Goreng Rp14.000? Bawa KTP!

Banjaran Surya Indrastomo
Rabu, 18 Mei 2022 - 09:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Mau Minyak Goreng Rp14.000? Bawa KTP! /Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah menyediakan minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter. Masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkannya dengan menunjukkan bukti kartu kependudukan atau KTP.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan pelaku usaha minyak goreng baru saja meluncurkan Program MigorRakyat. Program ini bertujuan agar penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000/liter dapat tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah.

Advertisement

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor [minyak goreng] untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para  pengecer atau pelaku usaha kecil. Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan  pada  waktunya  akan  menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (17/5/2022).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan menjelaskan Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah. 

BACA JUGA

Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk  memastikan  penjualan minyak goreng curah Rp14.000/liter tepat  sasaran. Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

“Daftar lokasi penjualan [titik jual] Program MigorRakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja. Saat ini sudah ada 1.200 lokasi yang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia,” terang Oke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

POPDA DIY 2026 Dimulai, Sleman Andalkan 33 Cabor dan 479 Atlet

POPDA DIY 2026 Dimulai, Sleman Andalkan 33 Cabor dan 479 Atlet

Sleman
| Selasa, 31 Maret 2026, 10:37 WIB

Advertisement

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Wisata
| Selasa, 31 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement